·17 October 2023

10 Ciri-Ciri Luka Diabetes yang Mau Sembuh dan Perawatannya

·
7 minutes read
10 Ciri-Ciri Luka Diabetes yang Mau Sembuh dan Perawatannya

Perhatikan ciri-ciri luka diabetes yang mau sembuh!

Luka diabetes juga dikenal sebagai ulkus diabetikum, adalah komplikasi serius yang dapat terjadi pada individu yang menderita diabetes. Luka-luka ini bisa menjadi masalah yang sulit diatasi jika tidak ditangani dengan baik.

Namun, dengan pemahaman yang baik tentang ciri-ciri luka diabetes yang akan sembuh, kamu dapat memantau, mencegah, dan mengelola luka tersebut sejak dini.

Apa Itu Luka Diabetes?

Luka diabetes adalah kerusakan jaringan yang sering terjadi pada kaki, meskipun bisa muncul di bagian tubuh lainnya. Mereka biasanya terkait dengan tingkat gula darah yang tinggi, yang mempengaruhi sirkulasi darah dan kemampuan tubuh untuk memulihkan diri.

Jenis luka ini dapat berkembang secara perlahan, dan seringkali orang dengan diabetes tidak merasakan sakit pada awalnya karena dampak neuropati diabetik.

Baca juga: 9 Manfaat Daun Insulin Afrika Selain Alternatif Obat Diabetes

Ciri-Ciri Luka Diabetes yang Mau Sembuh

Source: Detik.com

Luka diabetes adalah masalah serius yang memerlukan perhatian dan perawatan yang tepat. Dengan memahami ciri-ciri luka diabetes yang akan sembuh, kamu dapat mengambil tindakan dini untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

1. Perubahan warna dan temperatur kulit

Saat luka diabetes mulai berkembang, kulit di sekitarnya dapat berubah warna menjadi merah atau keunguan. Suhu kulit juga bisa berubah; menjadi lebih panas atau lebih dingin daripada kulit di sekitarnya.

2. Bengkak dan peningkatan sensasi nyeri

Luka diabetes sering disertai dengan bengkak dan sensasi nyeri. Peningkatan ukuran luka dan rasa nyeri yang semakin buruk adalah tanda bahwa luka tersebut mungkin sedang berkembang.

3. Ciri-ciri luka diabetes yang mau sembuh, ada bau nggak sedap

Luka diabetes yang terinfeksi dapat mengeluarkan bau yang tidak sedap. Infeksi adalah masalah serius yang harus dihindari, dan jika kamu mencium bau tidak sedap dari luka, segera konsultasikan dengan dokter.

4. Pus atau cairan abnormal

Jika kamu melihat adanya pus, cairan berwarna kuning atau hijau, atau tanda-tanda peradangan yang tidak biasa di sekitar luka, ini adalah indikasi bahwa luka mungkin terinfeksi.

5. Luka yang nggak semakin sembuh

Salah satu ciri paling jelas dari luka diabetes adalah luka yang tidak semakin membaik. Mungkin luka terlihat sama atau bahkan semakin buruk seiring berjalannya waktu.

6. Ciri-ciri luka diabetes yang mau sembuh, kulit di sekitar luka yang kering dan bersisik

Kulit di sekitar luka dapat menjadi kering dan bersisik, menandakan adanya masalah sirkulasi darah dan penyembuhan yang buruk.

7. Perubahan bentuk dan ukuran luka

Luka yang semakin dalam atau melebar adalah tanda peringatan. Jika kamu melihat perubahan seperti ini, konsultasikan dengan dokter segera.

8. Ciri-ciri luka diabetes yang mau sembuh, ada sensasi hilang atau mati rasa

Kehilangan sensasi atau mati rasa pada kaki atau area sekitarnya adalah gejala neuropati diabetik yang dapat mengakibatkan perkembangan luka diabetes tanpa disadari.

9. Kemunculan abses atau borok

Jika kamu melihat abses (kantung nanah) atau borok pada luka diabetes, ini adalah tanda infeksi yang perlu segera diatasi.

10. Ciri-ciri luka diabetes yang mau sembuh, demam dan malaise umum

Jika kamu mengalami demam, merasa lemah, atau merasa tidak enak badan secara umum, ini bisa menjadi tanda bahwa infeksi dari luka diabetes telah menyebar ke seluruh tubuh.

Baca juga: Cegah Diabetes, Ini 7 Cara Menurunkan Gula Darah dalam Tubuh Secara Alami

Pentingnya Perawatan Dini Luka Diabetes

Mengetahui ciri-ciri luka diabetes yang akan sembuh adalah langkah pertama untuk mengatasi masalah ini.

Namun, lebih penting lagi adalah tindakan yang diambil untuk merawat dan mencegah luka semakin parah. Di bawah ini adalah beberapa panduan tentang bagaimana kamu bisa mengelola luka diabetes.

1. Jaga gula darah tetap terkendali

Kendalikan gula darah kamu secara ketat, sesuai dengan arahan dokter. Gula darah yang tinggi dapat memperlambat proses penyembuhan luka. Selalu minum obat diabetes sesuai petunjuk dokter dan pantau gula darah kamu dengan rutin.

2. Bersihkan luka dengan benar

Membersihkan luka adalah langkah penting dalam perawatan. Gunakan air hangat dan sabun ringan untuk membersihkan luka, lalu keringkan dengan lembut menggunakan handuk bersih. Hindari penggunaan alkohol atau hidrogen peroksida, karena dapat merusak jaringan.

3. Gunakan salep antibiotik

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan salep antibiotik untuk mencegah atau mengatasi infeksi. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh dokter.

4. Jangan gunakan perban yang terlalu ketat

Jika kamu perlu menggunakan perban, pastikan untuk tidak mengikatnya terlalu ketat, karena dapat mengganggu sirkulasi darah. Gunakan perban yang cukup longgar untuk memungkinkan aliran udara.

5. Lakukan perawatan harian

Membersihkan dan merawat luka harus dilakukan setiap hari. Periksa luka secara teliti dan waspada terhadap perubahan apa pun. Jika kamu melihat tanda-tanda infeksi, segera hubungi dokter.

6. Jangan biarkan luka terlalu lama terbuka

Luka diabetes harus ditutup dengan perban steril atau penutup luka untuk melindungi dari kontaminasi. Ini juga membantu menjaga kelembaban dan kondisi yang optimal untuk penyembuhan.

7. beban berlebih

Hindari berjalan terlalu jauh atau mengenakan sepatu yang tidak sesuai selama proses penyembuhan luka. Ini dapat mengurangi tekanan pada luka dan mempercepat penyembuhan.

8. Pantau sirkulasi udara

Pantau sirkulasi darah dengan cermat. Perubahan pada warna kulit atau temperatur kaki adalah tanda-tanda peringatan yang harus segera diatasi.

9. Konsultasikan dengan dokter

Segera konsultasikan dengan dokter jika kamu melihat tanda-tanda infeksi, perburukan luka, atau perubahan yang mencolok pada luka. Dokter dapat memberikan perawatan lebih lanjut dan mencegah masalah yang lebih serius.

Baca juga: 7 Manfaat Minum Kayu Manis Sebelum Tidur untuk Kesehatan Tubuh | Cocok untuk Penderita Diabetes!

Langkah-Langkah Perawatan Dini Luka Diabetes

10. Jaga gaya hidup sehat

Selain merawat luka secara langsung, penting untuk menjaga gaya hidup sehat dengan menerapkan diet seimbang, berolahraga, dan menghindari kebiasaan merokok. Gaya hidup yang sehat akan membantu meningkatkan kondisi kesehatan secara keseluruhan dan mendukung penyembuhan luka.

11. Pemeriksaan kaki rutin

Lakukan pemeriksaan kaki secara rutin, terutama jika kamu menderita diabetes. Periksa kaki setiap hari untuk melihat tanda-tanda luka atau perubahan kulit.

Kalau kamu memiliki masalah penglihatan, mintalah seseorang untuk membantu kamu. Jika ada luka, segera konsultasikan dengan dokter.

12. Kenakan sepatu yang tepat

Pilih sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki kamu. Hindari sepatu yang terlalu ketat atau berpotensi menggosok kulit. Selalu kenakan kaus kaki bersih dan berubah sesuai kebutuhan.

13. Jaga kebersihan kaki

Membersihkan kaki dengan lembut setiap hari. Gunakan air hangat dan sabun ringan, kemudian keringkan dengan lembut. Pastikan untuk menjaga kaki tetap kering, terutama di antara jari kaki.

14. Hindari berjalan di tempat yang berpotensi berbahaya

Hindari berjalan tanpa alas kaki di area berpotensi berbahaya seperti pantai berbatu, tanah yang kasar, atau lantai panas. Hal ini dapat mengurangi risiko cedera atau luka.

15. Hentikan kebiasaan merokok

Merokok dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan memperlambat penyembuhan luka. Kalau kamu merokok, pertimbangkan untuk berhenti dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk dukungan.

Artikel menarik lainnya:


Menghadapi luka diabetes memerlukan perhatian dan perawatan yang teliti. Namun, dengan pengetahuan tentang ciri-ciri luka diabetes yang akan sembuh dan langkah-langkah

Jalani gaya hidup sehat untuk memastikan bahwa kamu dapat mengelola diabetes dan mencegah luka-luka yang tidak diinginkan. Kesadaran dan tindakan preventif adalah kunci untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik dengan diabetes.

Cari hunian dekat dengan kuliner, perkantoran, rumah sakit, maupun tempat strategis lainnya? Coba tinggal di Rukita saja!

Tak hanya di Jabodetabek dan pulau Jawa saja, seperti kost jogjakost malangkost semarang, maupun kost bandung. Ada juga di beberapa kota Indonesia lainnya!

Tapi, kalau kamu punya budget pas-pasan dan sedang mencari hunian harga ekonomis fasilitas lengkap, bisa kepoin Infokost.id. Tersedia kost di beberapa kota di Indonesia dengan harga sewa murah!

Jangan lupa unduh aplikasi Rukita via Google Play Store atau App Store, bisa juga langsung kunjungi www.rukita.co. Follow juga akun Instagram Rukita di @rukita_indoTwitter di @rukita_id, dan TikTok @rukita_id untuk berbagai info hunian terkini serta promo menarik.

Bagikan artikel ini