·31 October 2023

7 Jenis Tanaman Pemakan Serangga yang Unik dan Menakjubkan

·
7 minutes read
7 Jenis Tanaman Pemakan Serangga yang Unik dan Menakjubkan

Mengetahui apa saja tanaman pemakan serangga, predator unik di alam bebas.

Tanaman pemakan serangga adalah makhluk hijau yang mampu mengelola nutrisi dengan cara yang sangat tidak biasa, yakni dengan memangsa serangga dan hewan kecil lainnya. Kehidupan tanaman ini begitu menarik karena telah berevolusi dengan berbagai bentuk dan mekanisme untuk menarik dan menangkap mangsanya.

Nalam artikel ini, kita akan mencari tahu apa saja tanaman pemakan serangga yang paling unik dan menakjubkan. Untuk lebih jelasnya, yuk, langsung baca sampai habis!

BACA JUGA: 7 Tanaman Hias yang Cepat Tumbuh dan Mudah Dirawat

Macam-Macam Jenis Tanaman Pemakan Serangga

Tanaman pemakan serangga memiliki berbagai macam bentuk dan mekanisme untuk menangkap mangsanya, yang membuatnya menjadi salah satu kelompok tumbuhan yang paling menarik dan unik. Berikut beberapa jenisnya yang perlu kamu tahu:

1. Venus Flytrap

tanaman pemakan serangga

Source: kompas.com

Venus Flytrap (Dionaea muscipula) adalah salah satu tanaman pemakan serangga yang paling terkenal di dunia. Tanaman ini berasal dari Carolina Utara, Amerika Serikat, dan memiliki ciri khas daun yang bermodifikasi menjadi perangkap maut.

Saat ada serangga yang menyentuh daun, perangkap ini akan menutup dengan cepat, menangkap mangsa yang tidak beruntung. Daunnya dilengkapi dengan duri-duri kecil di tepi yang berfungsi untuk mencegah serangga melarikan diri.

Begitu serangga terperangkap, Venus Flytrap akan mengeluarkan enzim pencerna untuk melarutkan tubuh serangga, dan setelah beberapa hari, perangkap akan kembali terbuka. Venus Flytrap merupakan contoh nyata dari bagaimana tanaman dapat beradaptasi untuk mengatasi kondisi lingkungan yang tidak mendukung pertumbuhannya.

Tanaman ini tumbuh di tanah berair yang rendah nutrisi, sehingga mendapatkan nutrisi tambahan dari serangga adalah suatu keharusan. Kehidupan Venus Flytrap adalah bukti indahnya evolusi dalam tumbuhan.

2. Sundew

Sundew (Drosera spp.) adalah tanaman pemakan serangga yang memiliki daun yang ditutupi oleh tentakel-tentakel lengket. Ketika serangga mendarat di atas daun, tentakel-tentakel ini akan mengeluarkan lendir lengket yang akan menjebak serangga.

Setelah terperangkap, tentakel akan bergerak untuk menjerat serangga tersebut lebih erat. Sundew kemudian akan mengeluarkan enzim pencerna yang melarutkan tubuh serangga.

Tentakel ini juga memiliki kemampuan untuk merasa aktivitas serangga yang terperangkap, sehingga sundew dapat bergerak untuk menangkap serangga yang mencoba melarikan diri. Keanekaragaman jenis Sundew yang ada mencakup banyak spesies yang tersebar di berbagai belahan dunia.

Masing-masing spesies Sundew memiliki ciri khas uniknya sendiri, seperti bentuk daun, warna, dan ukuran. Ini adalah contoh lain dari bagaimana tanaman pemakan serangga telah berkembang dalam berbagai bentuk yang menakjubkan.

3. Periuk Kera

Source: merdeka.com

Periuk kera (Nepenthes spp.) adalah tanaman pemakan serangga yang tumbuh di daerah beriklim tropis. Tanaman ini memiliki daun yang berevolusi menjadi kantong-kantong besar. Kantong-kantong ini diisi dengan cairan pencerna yang memiliki aroma yang menarik bagi serangga.

Serangga biasanya tertarik ke periuk kera karena bau manis ini, dan begitu mereka mencoba menjelajahi kantong tersebut, mereka terperangkap. Setelah serangga terjebak di dalam kantong, proses pencernaan dimulai.

Cairan pencerna di dalam kantong akan melarutkan tubuh serangga dan mengambil nutrisi yang diperlukan oleh tanaman ini. Periuk kera sering memiliki bentuk yang sangat menarik, dan mereka datang dalam berbagai warna dan ukuran yang mengagumkan.

4. Butterwort

Butterwort (Pinguicula spp.) adalah tanaman pemakan serangga yang memiliki daun yang ditutupi oleh rambut-rambut halus dan lengket. Rambut-rambut ini adalah perangkat menangkap serangga yang sangat efektif.

Ketika serangga hinggap di atasnya, mereka akan terjebak dalam rambut-rambut ini yang kemudian akan mengeluarkan enzim pencerna untuk melarutkan tubuh serangga. Butterwort umumnya tumbuh di tanah yang kurang subur, sehingga mengandalkan serangga untuk mendapatkan nutrisi tambahan.

Selain itu, Butterwort ada dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan beberapa di antaranya memiliki bunga yang indah. Butterwort adalah contoh bagus dari cara tanaman telah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang sulit.

5. Bladderwort

Source: britannica.com

Bladderwort (Utricularia spp.) adalah tanaman pemakan serangga yang hidup di lingkungan air, seperti rawa dan kolam. Selain itu, Bladderwort juga memiliki kantong-kantong kecil yang diisi dengan air.

Kantong ini dilengkapi dengan katup yang akan terbuka ketika ada serangga yang menyentuhnya. Begitu serangga masuk ke dalam kantong, katup akan menutup dan serangga akan terperangkap di dalam cairan pencerna.

Salah satu hal yang paling menakjubkan tentang Bladderwort adalah seberapa cepat tanaman ini dapat mematuk serangga. Reaksi ini terjadi dalam hitungan milidetik, dan serangga yang masuk ke dalam kantong tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri.

6. Waterwheel Plant

Waterwheel Plant (Aldrovanda vesiculosa) adalah tanaman pemakan serangga yang juga hidup di air. Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk seperti kincir air. Ketika ada serangga yang menyentuh daun, daun ini akan menutup dengan cepat, menangkap serangga tersebut.

Setelah terperangkap, Waterwheel Plant akan mengeluarkan enzim pencerna untuk melarutkan tubuh serangga. Waterwheel Plant adalah contoh unik dari tanaman pemakan serangga yang telah beradaptasi untuk hidup di lingkungan air.

7. Pitcher Plant

Source: mygarden.com

Pitcher Plant (Nepenthes spp. dan Sarracenia spp.) adalah kelompok tanaman pemakan serangga yang tumbuh di habitat rawa. Seperti Periuk Kera, tanaman ini memiliki daun yang berevolusi menjadi kantong-kantong besar yang diisi dengan cairan pencerna.

Serangga tertarik ke dalam kantong ini karena aroma yang manis. Begitu mereka masuk, mereka terperangkap dan proses pencernaan dimulai. Pitcher Plant adalah salah satu kelompok tanaman pemakan serangga yang paling beragam.

Tanaman ini hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, dan warna, tergantung pada spesiesnya. Pitcher Plant juga memiliki kemampuan untuk memproduksi nektar yang menarik serangga, sehingga memiliki daya tarik ganda untuk mangsa-mangsanya.

BACA JUGA: 7 Tanaman Hias yang Mudah Perawatannya dan Buat Rumah Jadi Lebih Segar

Manfaat Tanaman Pemakan Serangga

Tanaman pemakan serangga memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi tanaman itu sendiri, tetapi juga bagi manusia dan ekosistem. Beberapa manfaat utamanya, termasuk:

1. Pengendalian populasi serangga

Tanaman pemakan serangga membantu mengendalikan populasi serangga seperti nyamuk, lalat, dan serangga lain yang dapat menjadi gangguan. Berarti, tanaman tersebut bertindak sebagai predator alami dan membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

2. Obat tradisional

Beberapa tanaman pemakan serangga telah digunakan dalam obat tradisional oleh beberapa budaya. Tanaman tersebut juga memiliki sifat-sifat kimia yang dapat digunakan dalam pengobatan alami untuk berbagai penyakit.

3. Tanaman hias yang unik

Tanaman pemakan serangga juga populer sebagai tanaman hias. Bukan tanpa alasan, beberapa tanaman tersebut memiliki bentuk yang eksotis dan unik untuk dijadikan koleksi tanaman hias. Oleh karena itu, banyak kolektor tanaman yang tertarik untuk memilikinya.

Tips Merawat Tanaman Pemakan Serangga

Merawat tanaman pemakan serangga memerlukan perhatian khusus dan pemahaman tentang kebutuhannya. Berikut beberapa tips penting untuk merawatnya dengan baik:

1. Media tanam yang sesuai

Tanaman pemakan serangga memerlukan media tanam yang rendah nutrisi. Campuran pasir dan gambut adalah pilihan yang baik, karena ini memberikan tekstur yang baik dan tidak memberikan nutrisi berlebih kepada tanaman.

2. Air yang tepat

Siram tanaman dengan air hujan atau air suling. Air keran sering mengandung mineral yang dapat merusak tanaman.

3. Cukup cahaya matahari

Pastikan tanaman mendapatkan cukup cahaya matahari. Sebagian besar, tanaman tersebut membutuhkan setidaknya 6 jam cahaya matahari langsung setiap hari. Maka dari itu, tempatkan di tempat yang mendapatkan cahaya yang cukup.

4. Hindari penggunaan pupuk

Tidak perlu memberi pupuk pada tanaman ini. Alasannya karena tanaman tersebut mendapatkan nutrisi dari serangga yang ditangkap.

5. Periksa hama dan penyakit

Selalu periksa tanaman secara teratur untuk mengetahui adanya hama atau penyakit. Ini penting untuk menjaga kesehatan tanaman.

6. Beli tanaman yang sehat

Jika kamu ingin memilikinya, pastikan untuk membeli tanaman yang sehat dan bebas dari hama dan penyakit. Ini akan memberikan peluang terbaik bagi tanaman untuk tumbuh dengan baik.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:


Setiap jenis tanaman pemakan serangga memiliki mekanisme penangkapan mangsa yang unik dan menarik. Selain manfaat bagi ekosistem, beberapa tanaman tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi manusia dalam bentuk obat tradisional, sementara yang lain menghiasi koleksi tanaman hias dengan keindahan dan keunikannya.

Cari hunian yang nyaman dan estetik sekarang gampang. Tinggal buka aplikasi atau kunjungi website Rukita, perusahaan proptech penyedia hunian sewa jangka panjang tepercaya dan antiribet. Tersebar di berbagai kota di Indonesia, tinggal di Rukita dijamin nyaman banget, deh.

Cari kost dekat telkom universitykost dekat unairkost dekat ugmkost dekat binus alam suterakost dekat uikost dekat unj? Di Rukita semua ada dan lengkap untuk memudahkanmu, because you matter.

Sedangkan kalau kamu punya budget yang terbatas dan sedang mencari hunian harga ekonomis berfasilitas lengkap, bisa juga cek Infokost.id. Tersedia kost budget di beberapa kota di Indonesia dengan harga sewa murah!

Jangan lupa download aplikasi Rukita via Google Play Store atau App Store, bisa juga langsung kunjungi www.rukita.coFollow juga akun Instagram Rukita di @rukita_indoTwitter di @rukita_id, dan TikTok @rukita_id untuk berbagai info hunian terkini serta promo menarik.

Bagikan artikel ini