·22 April 2022

Gigi Berlubang: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

·
6 minutes read
Gigi Berlubang: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Berikut ini penyebab gigi berlubang, pengobatan dan cara mencegahnya!

Memiliki gigi berlubang tentu sangat mengganggu aktivitas makan sehari-hari, bukan? Selain seringkali menimbulkan rasa nyeri pada gusi, gigi berlubang juga membuat sisa-sisa makanan mudah menempel.

Oleh karena itu, simak yuk penyebab gigi berlubang hingga cara mengobatinya!

Apa Itu Gigi Berlubang?

What Does a Cavity Look Like? Symptoms and When to See a Dentist

Source: healthline.com

Gigi berlubang merupakan sebuah kondisi gigi yang sudah rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi atau disebut juga sebagai enamel. Kondisi lubang pada gigi ini ternyata disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut, karena sering mengonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut.

Kondisi yang satu ini memang umum terjadi, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Munculnya lubang pada gigi, terkadang memang sulit terdeteksi karena tidak menimbulkan nyeri di awal. Jadi, sangat disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter.

Penyebab Gigi Berlubang

sakit gigi berlubang

Source: contemporaryfamilydental.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa gigi berlubang disebabkan karena adanya penumpukan bakteri di mulut. Namun, tahukah kamu dari mana bakteri tersebut berasal? 

Bakteri-bakteri tersebut berawal dari plak yang menempel di gigi. Bagi yang belum paham, jadi plak gigi ini berasal dari sisa makanan yang mengandung gula dan pati.

Apabila, tidak segera dibersihkan, maka plak ini akan diubah menjadi asam oleh bakteri alami di dalam mulut. Sehingga asam yang dihasilkan dari plak secara perlahan mengikis lapisan terluar gigi dan dengan mudahnya membentuk lubang pada gigi.

Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, maka bakteri dan asam akan masuk lebih dalam sampai ke pulpa gigi, yaitu bagian gigi yang terdiri dari saraf dan pembuluh darah.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Gigi Berlubang?

sakit gigi berlubang

Source: mitchamdental.com.au

Kondisi ini sebenarnya bisa dirasakan oleh semua orang baik tua, muda, bahkan hingga anak-anak. Namun, ada beberapa faktor lain yang juga membuat seseorang lebih berisiko mengalaminya gigi berlubang, seperti: 

  • Bagi kamu yang jarang menyikat atau membersihkan gigi, khususnya setelah makan.
  • Tidak menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membersihkan gigi.
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis atau asam. 
  • Menderita gangguan makan, seperti bulimia.
  • Menderita penyakit refluks asam lambung (GERD) dan mulut kering.
  • Sudah berusia lanjut sehingga enamel mulai menipis dengan sendirinya dan produksi air liur berkurang. 
  • Mengonsumsi obat-obatan, suplemen, vitamin, atau produk herba yang mengandung gula secara rutin. 
gigi sakit

mydentalremedies.com

Kerusakan gigi dapat terjadi pada semua usia, meskipun gigi berlubang lebih sering terjadi pada anak-anak. Mereka mungkin tidak menyikat gigi dengan benar dan mengonsumsi lebih banyak makanan dan minuman manis.

Orang dewasa pun juga bisa mengalami kondisi gigi berlubang. Terkadang, pembusukan baru berkembang di sekitar tepi rongga yang dirawat di masa kanak-kanak.

Orang dewasa juga lebih mungkin memiliki gusi yang surut. Kondisi ini membuat bagian bawah gigi terpapar plak penyebab gigi berlubang.

BACA JUGA: Ingin Pasang Veneer Gigi? Ini Dia Efek Samping dan Harganya yang Perlu Kamu Tahu

Gejala Gigi Berlubang

gejala gigi berlubang

Source: klikdokter.com

Sama seperti penyakit lainnya, gejala gigi berlubang juga akan berbeda-beda pada setiap orang. Kondisi ini tergantung pada lokasi dan ukuran lubang di gigi.

Pada saat lubang baru terbentuk dan masih berukuran kecil, gejala mungkin tidak terasa. Tetapi, ketika lubang sudah semakin membesar, tanda dan gejala yang muncul yaitu:

  • Gigi terasa menjadi lebih sensitif. 
  • Kamu akan merasakan sakit gigi saat menggigit. 
  • Nyeri di gigi yang terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya sebab yang jelas.
  • Merasa nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman manis, dingin, dan panas. 
  • Timbulnya noda putih, cokelat, atau hitam pada permukaan gigi

Cara Mengobati

periksa gigi ke dokter

Source: Pexels.com

Cara mengobatinya pun akan berbeda-beda, karena akan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi yang dialami oleh pasien. 

1. Filling

filling gigi

Source: honestdocs.id

Tambal gigi atau disebut juga sebagai filling ini adalah sebuah tindakan yang paling umum dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang.

Proses yang akan dilakukan adalah membuang bagian gigi yang rusak. Setelah itu, ditambal dengan menggunakan bahan-bahan khusus, seperti komposit resin, porselen, emas, atau perak.

2. Crown gigi

crown gigi

Source: biaya.info

Crown gigi disebut juga sebagai kurung gigi yang merupakan prosedur pemasangan mahkota gigi palsu di atas gigi yang rusak. Jadi, prosedur ini umumnya untuk mengatasi kerusakan yang lebih parah atau pada kondisi gigi lemah.

Proses yang dilakukan pada crown gigi ini dengan mengikis bagian rusak dan menyisakan sebagian kecil bagian untuk menjadi tumpuan mahkota gigi palsu. Mahkota gigi palsu ini sendiri dapat terbuat dari emas, porselen, atau komposit resin.

3. Fluoride treatment

periksa gigi ke dokter

Source: lifepack.id

Selanjutnya adalah fluoride treatment, di mana dokter akan memberikan fluoride yang kandungannya lebih tinggi. Ini bisa diberikan dalam berbagai bentuk seperti cair, gel, atau busa. Terapi ini dapat memperbaiki enamel serta mencegah lubang gigi bertambah besar.

Bahkan kamu bisa menggunakan fluoride ini secara mandiri hanya dengan mengoleskannya di gigi atau menggunakannya sebagai pasta gigi. 

Tetapi umumnya dokter akan memasangkan fluoride dengan alat yang sesuai bentuk gigi pasien, sehingga dapat dipastikan semua permukaan gigi sudah aman terlapisi oleh zat ini.

4. Root canal

cabut gigi

Source: Pexels.com

Perawatan saluran akar gigi atau disebut root canal. Di mana prosedur pengobatan gigi satu ini akan dilakukan jika kerusakan sudah mencapai bagian dalam atau akarnya. Tujuan dari tindakan ini untuk memperbaiki kerusakan tanpa harus mencabut gigi.

5. Cabut gigi

dokter gigi

Source: Pexels.com

Ini adalah salah satu pengobatan gigi berlubang yang umum dilakukan dokter pada kebanyakan orang yaitu cabut gigi. Namun, cabut gigi akan dilakukan apabila kerusakannya sudah sangat parah dan tidak bisa dipulihkan lagi. 

Biasanya tindakan cabut gigi dapat diikuti dengan pemasangan gigi palsu atau implan untuk mengisi celah bekas gigi yang dicabut. Bagi yang belum sempat ke dokter gigi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah untuk meredakan nyeri, yaitu:

  • Rajin menjaga kebersihan gigi dengan menyikat seluruh bagian termasuk yang berlubang, walaupun akan terasa nyeri. 
  • Gunakan air hangat saat menggosok gigi.
  • Pastikan untuk menggunakan  sikat gigi khusus untuk gigi sensitif.
  • Sebaiknya hindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Segera beli dan konsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol.

Apa Komplikasi dari Gigi Berlubang?

Source: pop.grid.id

Pada saat kerusakan gigi tidak diobati terlalu lama, maka bisa membuat kamu harus kehilangan sebagian besar atau bahkan sampai dicabut, lho. an perlu dicabut. 

Kerusakan gigi pada tingkat yang parah dapat menyebabkan infeksi di dalam dan bawah gusi atau disebut abses gigi. Parahnya infeksi gigi ini dapat menyebar ke seluruh tubuh dan pada kasus terburuknya bisa berakibat fatal.

Bagaimana Cara Mencegah Gigi Berlubang?

sikat gigi

Source: Pexels.com

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya secara singkat, kebersihan mulut yang tepat seperti menyikat gigi dan flossing secara teratur, dapat menghilangkan plak dan asam. Kedua kandungan tersebut plak dan asam yang paling sering menyebabkan gigi berlubang.

Oleh karena itu, simak perawatan gigi dan gusi yang baik berikut: 

  • Lakukan sikat gigi dengan pasta berfluoride. Lebih baik sebanyak dua kali sehari, dan sebaiknya setelah makan.
  • Kurangi makanan dan minuman manis serta bertepung.
  • Pastikan untuk rajin melakukan flossing setiap hari. 
  • Lakukan pemeriksaan gigi minimal dua kali setahun.

Itulah seputar gigi berlubang, mulai dari pengertian, gejala, cara mengobati, bahkan hingga orang-orang yang berisiko mengalaminya. 


Bagi kamu yang sedang mengalami kondisi gigi berlubang, tak ada salahnya untuk langsung lakukan pemeriksaan ke dokter, ya. Jangan lupa share dan bagikan informasi seputar gigi berlubang ke teman atau saudara yang membutuhkan. 

Cari kost di Jabodetabek dengan fasilitas eksklusif? Rukita pilihan tepat! Fasilitas kost Rukita yang lengkap dan modern akan membuatmu merasa #SenyamanDiRumah. Tak hanya itu, kamu juga bisa menemukan Rukita di lokasi strategis di Bandung dan Surabaya.

Mau tahu apa saja keunggulan Rukita dibanding kost biasa lainnya? Tonton video di atas, ya!

Unduh aplikasi Rukita di Play Store atau App Store untuk cari kost lebih mudah. Mau tanya-tanya tentang kost Rukita? Bisa hubungi langsung ke Nikita (customer service Rukita) di +62 811-1546-477 atau kunjungi www.Rukita.co.

Jangan lupa follow Instagram Rukita di @Rukita_indo dan Twitter @Rukita_id supaya nggak ketinggalan diskon dan update terkini!

Bagikan artikel ini