·26 October 2023

5 Makanan yang Dapat Menaikkan Trombosit, Saatnya Perbanyak Asupan Sayuran Hijau!

·
7 minutes read
5 Makanan yang Dapat Menaikkan Trombosit, Saatnya Perbanyak Asupan Sayuran Hijau!

Makanan yang dapat menaikkan trombosit ini dapat membantu penyembuhan akibat penyakit DBD.

Trombosit adalah komponen darah yang berperan penting dalam pembekuan darah. Ketika kamu mengalami luka atau cedera, trombosit berperan untuk membantu menghentikan perdarahan. Jumlah trombosit normal dalam darah manusia umumnya berkisar antara 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah. Rentang ini dianggap sebagai jumlah trombosit yang sehat dan mencukupi untuk menjaga fungsi pembekuan darah yang normal.

Jika jumlah trombosit berada di bawah 150.000 hal tersebut dapat dikatakan sebagai trombositopenia, yang bisa meningkatkan risiko perdarahan. Di sisi lain, jika jumlah trombosit lebih dari 450.000 disebut sebagai trombositosis, yang bisa meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah.

Penurunan jumlah trombositbisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit autoimun, infeksi, efek samping obat, ataupun gangguan sumsum tulang. Sebaliknya, peningkatan jumlah trombosit di atas normal bisa disebabkan oleh kondisi seperti peradangan, gangguan sumsum tulang, atau penyakit hati.

Jika seseorang telah dinyatakan mengalami penurunan trombosit, maka hal tersebut perlu segera diatasi. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan yang dapat menaikkan trombosit. Cara ini bukanlah cara utama untuk mengatasi trombosit turun, namun jenis makanan tertentu dapat bantu mempercepat proses pemulihan trombosit. Untuk mengetahui makanan apa saja yang dapat meningkatkan trombosit, berikut lima makanan menaikkan trombosit. Yuk, disimak!

Baca juga: Waspada DBD di Musim Hujan! Begini 7 Cara Pencegahannya untuk Anak Kost

Penyebab Penurunan Trombosit

Makanan menaikkan trombosit

Source: Orami

Jumlah trombosit dalam darah manusia dapat berfluktasi. Penururan atau peningkatan jumlah trombosit dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Penurunan trombosit dapat terjadi sementara ataupun berkepanjangan. Masing-masing hal tersebut disebabkan oleh faktor yang berbeda.

Penyebab trombosit turun sementara

Penurunan trombosit sementara dapat disebabkan oleh beberapa hal, hal yang paling sering ditemukan adalah infeksi virus. Virus yang menginfeksi tubuh akan menyebabkan suatu penyakit tertentu. Misalnya, virus dengue yang menjadi penyebab (DBD) dapat mengganggu tingkat trombosit dalam darah. Selain DBD, beberapa infeksi virus lainnya yang dapat menjadi penyebab penurunan trombosit, yaitu Covid 19, Hepatitis, ataupun HIV dapat menjadi beberapa penyebabnya.

Selain infeksi oleh virus, faktor-faktor lain yang menyebabkan trombosit turun sementara adalah penyakit Preeklamsia, Leukimia, efek samping obat-obatan kemotrapi, efek samping obat radioterapi, sindrom hemolitik uremik, dan lain-lain.

Penyebab trombosit turun berkepanjangan

Trombosit yang turun berkepanjangan umumnya disebabkan oleh idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP). ITP diduga terjadi karena sistem kekebalan tubuh salah menyerang organ, yang menyebabkan kurangnya trombosit.

Selain ITP, trombosit berkepanjangan juga dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kecanduan alkohol, penyakit liver, sindrom mielodisplasia, penyakit anemia aplastik, penyakit myelofibrosis, kelainan genetik, Thrombotic thrombocypotenic purpura dan lain-lain.

Makanan untuk Menaikkan Trombosit

Makan menaikkan trombosit

Source: Liputan6.com

Ada beberapa makanan yang dipercaya dapat bantru mempercepat proses penaikkan trombosit. Berikut beberapa makanan yang dipercaya dapat menaikkan trombosit:

1. Jambu biji

Walaupun belum ada penelitian yang menunjukkan jambu biji dapat mengatasi penrunan trombosit secara langsung, namun jambu biji memiliki beberapa manfaat kesehatan yang dapat berkontribusi pada kesehatan secara umum termasuk kesehatan darah. Jambu biji mengandung banyak vitamin C, yang penting untuk kesehatan pembuluh darah dan memperkuat dinding pembuluh darah. Ini dapat membantu mencegah perdarahan dan mendukung integritas trombosit.

Jambu biji mengandung antioksidan, seperti vitamin C, vitamin A, dan likopen, yang dapat membantu melindungi sel-sel darah dan mencegah kerusakan oksidatif yang mungkin memengaruhi trombosit. Dalam jambu biji terdapat berbagai nutrisi penting, termasuk folat, yang merupakan vitamin B yang dibutuhkan untuk produksi sel darah.

2. Kurma

Kurma memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang dapat bermanfaat bagi tubuh, termasuk yang berhubungan dengan trombosit. Namun, perlu diingat bahwa kurma bukanlah pengobatan langsung untuk masalah jumlah trombosit yang rendah. Kurma mengandung sejumlah zat besi, yang merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah merah. Sel darah merah yang sehat penting untuk kesehatan darah.

Kurma mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi tambahan. Energi yang cukup penting untuk tubuh, terutama jika kamu mengalami trombositopenia (jumlah trombosit rendah), karena tubuh memerlukan energi untuk melawan penyakit dan memperbaiki sel-sel darah. Kurma mengandung beberapa vitamin B, seperti vitamin B6, yang penting untuk sintesis hemoglobin. Hemoglobin adalah protein yang membantu dalam transportasi oksigen ke seluruh tubuh.

3. Sayuran Hijau

Beberapa sayuran hijau yang mengandung nutrisi penting yang dapat mendukung produksi dan kesehatan trombosit. Bayam kaya akan zat besi, folat, dan vitamin K. Zat besi adalah penting untuk pembentukan sel darah merah, sedangkan folat dan vitamin K berperan dalam pembekuan darah yang sehat.

Selada hijau mengandung folat dan serat. Folat mendukung pembentukan sel darah merah dan folat yang cukup dapat membantu menjaga tingkat trombosit yang sehat. Selain itu, asparagus kaya akan folat, vitamin K, dan serat, yang semuanya penting untuk kesehatan darah. Yang tidak kalah penting adalah Daun bit adalah sumber folat, zat besi, dan serat. Ini dapat membantu dalam meningkatkan jumlah trombosit dan menjaga kesehatan darah.

4. Daging

Daging, terutama daging merah, ayam, dan ikan, mengandung sejumlah nutrisi yang dapat mendukung kesehatan darah dan produksi trombosit. Namun, makanan ini sebaiknya dikonsumsi dengan seimbang dan sesuai dengan kebutuhan. Daging adalah salah satu sumber utama zat besi heme, yang lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan dengan zat besi non-heme yang ditemukan dalam makanan tumbuhan. Zat besi penting untuk pembentukan sel darah merah dan dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit.

Daging adalah sumber utama vitamin B12, yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 dapat mengganggu produksi sel darah merah dan menyebabkan anemia. Selain itu, Daging mengandung protein berkualitas tinggi, yang merupakan komponen utama sel darah dan penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.

5. Telur

Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi dan sejumlah nutrisi penting lainnya, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa telur secara langsung dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam darah. Komponen ini menjadi sumber protein berkualitas tinggi dan mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin B12, zat besi, dan folat. Nutrisi-nutrisi ini memiliki peran dalam produksi sel darah merah dan menjaga kesehatan darah.

Dalam beberapa kasus, jika jumlah trombosit rendah (trombositopenia) disebabkan oleh defisiensi nutrisi seperti zat besi atau vitamin B12, maka konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi tersebut, termasuk telur, dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit.

Akibat yang Timbul dari Trombosit Turun

Source: Orami

Trombosit adalah sel darah kecil yang berperan penting dalam pembekuan darah. Ketika seseorang memiliki trombosit yang rendah, ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Beberapa akibat trombosit rendah yang mungkin terjadi antara lain:

1. Risiko perdarahan

Trombosit memiliki peran penting dalam pembekuan darah. Ketika jumlah trombosit rendah, seseorang menjadi lebih rentan terhadap perdarahan yang lebih sulit untuk dihentikan. Ini bisa berarti risiko perdarahan gusi, perdarahan hidung, memar yang mudah terbentuk, atau perdarahan internal yang serius.

2. Pembekuan darah lambat

Jumlah trombosit yang rendah dapat menyebabkan pembekuan darah yang lebih lambat ketika terjadi luka. Hal ini bisa mengakibatkan luka yang memerlukan lebih banyak waktu untuk sembuh.

3. Perdarahan internal

Dalam kasus yang lebih serius, trombosit yang sangat rendah dapat menyebabkan perdarahan internal, seperti perdarahan dalam saluran pencernaan, ginjal, atau otak. Ini bisa menjadi kondisi medis darurat yang mengancam jiwa.

4. Peningkatan risiko gagal ginjal

Jika jumlah trombosit sangat rendah, terutama dalam kasus trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit autoimun seperti purpura trombositopenik idiopatik (ITP), perawatan medis seperti transfusi trombosit mungkin diperlukan. Penggunaan transfusi trombosit yang berulang bisa meningkatkan risiko gagal ginjal.

Artikel Menarik Lainnya:


Itulah informasi mengenai lima makananan menaikkan trombosit. Meskipun makanan tidak akan secara instan meningkatkan jumlah trombosit, konsumsi makanan tertentu yang kaya akan nutrisi yang mendukung produksi sel darah dan pembekuan darah dapat membantu.

Cari kost untuk hunian bulanan atau tahunan? Atau ingin sewa kost khusus untuk kost putra dan kost putri? Cek di Rukita saja, yuk! Rukita punya banyak unit hunian dengan fasilitas lengkap di beberapa kota seperti di kost bandungkost surabayakost jogja, dan beberapa kost di kota lainnya.

Ada juga pilihan kost lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Mulai dari kost khusus putra/putri, kost pet friendly, hingga kost yang dilengkapi dengan rooftop.

Ingin cari kost lainnya yang memiliki fasilitas lengkap dengan harga murah? Yuk, langsung aja cek unitnya di infokost.id. Ada banyak kost murah yang pastinya sesuai dengan kebutuhanmu!

Jangan lupa unduh aplikasi Rukita yang tersedia di PlayStore dan Appstore atau kunjungi www.rukita.co untuk informasi lebih lanjut. Ikuti juga akun Instagram @rukita_indoTwitter @rukita_id, dan TikTok @rukita_id untuk mengikuti info dan promo menarik lainnya.

Bagikan artikel ini