M

Mudah Dilakukan Pemula, Begini Cara Menghitung Keuntungan Reksadana

Biar makin cuan, ini cara menghitung keuntungan Reksadana!

Cara menghitung keuntungan reksadana merupakan poin penting diketahui untuk kamu yang baru saja belajar seputar dunia investasi. Jenis investasi satu ini bisa menjadi alternatif yang menarik untuk kamu yang ingin memulai investasi dengan modal kecil maupun ingin investasi namun belum memiliki banyak waktu.

Investasi reksadana memang dihadirkan guna mendapatkan modal dari masyarakat yang menghendaki investasi namun belum memiliki pengetahuan yang luas seputar dunia investasi. Tentu kita semua ingin melakukan investasi dengan langkah yang tepat sehingga modal yang dikeluarkan nggak habis begitu saja. 

Bisa diartikan reksadana merupakan media yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari para pemodal. Pemodal ini lain nggak lain adalah masyarakat itu sendiri. Akhirnya masyarakat pemodal ini nantinya menginvestasikan uangnya melalui manajer investasi.

Dalam hal ini terdapat tiga hal saling berkaitan antara dana dari pemodal, dana menjadi portofolio serta manajer investasi. 

Sebelum Mengetahui Cara Menghitung Keuntungan Reksadana, Kenali Jenis Investasinya

cara menghitung keuntungan reksadana
Source: Pexels.com

Sebelum pada pembahasan berkaitan dengan cara menghitung keuntungan reksadana, sebagai pemodal penting mengetahui terkait dengan jenis-jenis reksadana.

Jenis investasi satu ini dikelompokkan dalam empat jenis diantaranya reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran serta saham. Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Reksadana Pasar Uang 

Source: Unsplash.com

Jenis reksadana pertama ini berbentuk investasi dalam pasar uang dengan masa investasi yang singkat, tak ada satu tahun. Reksadana pasar uang bisa berbentuk seperti deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Pasar Uang serta berbagai jenis instrumen investasi lain yang ada di dalam pasar uang.

Reksadana jenis ini dihadirkan dengan tujuan supaya likuiditas modal lebih terjaga. Disisi lain mengenai resikonya juga kecil jika dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya.

2. Reksadana Pendapatan Tetap

Source: Unsplash.com

Jenis instrumen investasi yang kedua ini berupa investasi dengan nilai investasi setidaknya 80 persen dari nilai aktiva. Instrumen kedua ini bisa berupa efek utang maupun obligasi.

Tujuan dari investasi jenis ini supaya bisa menghasilkan pengembalian yang stabil. Adapun mengenai resikonya lebih besar jika dibandingkan dengan reksadana dalam pasar uang.

3. Reksadana Campuran

Source: Unsplash.com

Untuk jenis instrumen yang ketiga ini nanti portofolionya berupa dalam dana investasi yang bervariasi. Bentuk investasinya bisa berupa saham serta kombinasi antara saham dan juga obligasi.

Jenis reksadana ketiga ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan harga serta pendapatan. Kemudian mengenai tingkat resikonya bersifat moderat dengan nilai pengembalian yang cukup besar dibandingkan dengan reksadana pendapatan tetap.

4. Reksadana Saham

Source: Unsplash.com

Untuk jenis reksadana keempat ini memiliki nilai investasi setidaknya 80 persen dari jumlah aktiva. Adapun bentuknya berupa efek yang memiliki sifat ekuitas. 

Tujuannya nggak lain supaya pertumbuhan dari harga saham maupun unit dalam jangka panjang. Kemudian terkait dengan resikonya lebih besar dibandingkan dengan pendapatan tetap. Dari resiko yang tinggi nilai dari hasil investasinya paling besar dibandingkan dengan lainnya. 

Kenali Keuntungan Melakukan Investasi di Reksadana

cara menghitung keuntungan reksadana
Source: Pexels.com

Selangkah sebelum mengetahui cara menghitung keuntungan investasi reksadana perlu sekali kita mengintip terkait dengan keuntungan yang didapatkan saat melakukan investasi reksadana. Bisa dikatakan jenis investasi satu ini mampu memberikan peluang keuntungan yang besar. 

Investor reksadana bisa melakukan diversifikasi investasi tanpa perlu memiliki modal dalam jumlah yang besar. Misalnya, ada investor dengan modal yang nggak terlalu besar dapat portofolio obligasi. Ini merupakan peluang menarik mengingat investor tersebut nggak harus memiliki dana dalam jumlah yang besar. 

Banyak manajer investasi reksadana yang memberikan kemudahan pembelian instrumen investasi ini. Beberapa bahkan bisa dibeli dengan modal mulai dari Rp50 ribu saja. 

Kemudahan pembelian reksadana ini apabila bisa terkumpul dalam nilai yang besar maka manajer investasi bisa dengan mudah melakukan perluasan mengenai produk yang ada di pasar uang maupun pasar modal.

Simpelnya, jenis investasinya bisa bervariasi. Seperti saham, deposito, obligasi dan lainnya disesuaikan dengan kebijakan dari masing-masing manajer investasi. Instrumen investasi satu ini membantu masyarakat awam juga bisa mendapatkan portofolio di pasar modal.

Misalnya memulai investasi saham, tentu nggak mudah kita menganalisa jenis saham apa yang bagus. Ini membutuhkan waktu serta tenaga yang lebih. Maka melakukan investasi reksadana merupakan jawaban menarik karena jenis saham yang menarik apa saja sudah dikelompokkan oleh manajer investasi. 

Apa Saja Risiko Investasi Reksadana?

Source: Pexels.com

Selain mengetahui cara menghitung keuntungan reksadana perlu juga mengetahui apa saja risiko saat melakukan investasi reksadana ini sendiri. Pasalnya nggak semua instrumen investasi memberikan keuntungan, tetap ada kerugian yang perlu dipertimbangkan. 

Dalam hal ini bisa berupa risiko berkurangnya nilai unit penyertaan. Risiko ini muncul karena pengaruh dari efek saham, surat berharga, maupun obligasi yang tercakup dalam instrumen reksadana tersebut. Namun, risiko seperti itu dapat diantisipasi karena investasi satu ini ada manajer investasinya. 

Kemudian terkait dengan risiko likuiditas ini merupakan risiko yang terkait dengan kesulitan manajer investasi ketika banyak investor reksadana menjual kembali instrumen investasi tersebut. Keadaan tersebut bisa membuat manajer investasi mengalami kesulitan untuk memberikan uang tunai saat banyak investor menjual instrumen yang dimilikinya.

BACA JUGA: 5 Ciri-ciri Investasi Ilegal, Kenali Biar Kamu Nggak Tertipu

Cara Menghitung Keuntungan Reksadana Melalui Kalkulator Investasi

cara menghitung keuntungan reksadana
Source: Pexels.com

Melakukan perhitungan investasi reksadana bisa dilakukan melalui beberapa cara, salah satunya dengan kalkulator investasi. Kalkulator ini dihadirkan oleh perusahaan sekuritas maupun agen penjual reksadana melalui aplikasi online

Dalam melakukan perhitungan ini, sebagai pengguna penting untuk memiliki target maupun tujuan melakukan investasi. Harapannya tentu supaya bisa mendapatkan keuntungan dari investasi yang dijalankan.

Contoh kasus:

Sebagai pemodal kamu ingin mendapatkan uang Rp100 juta saat memasuki usia 27 tahun. Sekarang usiamu baru 22 tahun. Dalam hal ini investasi reksadana setidaknya 16% setiap tahunnya. 

Hasil perhitungan:

  • Tujuan investasi : mendapatkan dana Rp100 juta
  • Target dalam investasi : 5 tahun atau 60 bulan
  • Hasil per tahun yang diharapkan : 16% setiap tahun
  • Dalam hal ini setidaknya harus memiliki dana untuk investasi setidaknya Rp1.098.472 setiap bulannya.

Saatnya Mulai Investasi Reksadana dengan Modal Kecil

Source: Pexels.com

Setelah mengetahui cara menghitung keuntungan reksadana maka kini saatnya melakukan investasi. Pasalnya jenis investasi satu ini dapat dilakukan semua orang. Modalnya lumayan terjangkau bahkan mulai dari seratus ribu saja.

Terlebih saat ini sudah banyak cara yang bisa digunakan untuk melakukan investasi reksadana dengan mudah. Berbagai aplikasi untuk investasi reksadana bisa didapatkan hanya dengan mengunduh via ponsel saja. Bahkan ada yang menyediakan pembelian dalam jumlah yang sangat kecil, yaitu Rp10 ribu saja.


Untuk itu nhhsk ada alasan menunda investasi reksadana ini. Saatnya memulai investasi dan menikmati hasil dari investasi ini. 

Cara menghitung keuntungan reksadana relatif mudah. Ketika engetahui langkah perhitungannya kamu bisa memperkirakan kapan bisa memulai melakukan investasi reksadana ini. 

Kamu sudah berinvestasi reksadana atau baru ingin memulainya? Coba ceritakan di kolom komentar, yuk!

Kamu lagi cari kost eksklusif dengan kantor atau kampus mulai dari Rp1 jutaan? Yuk, pindah ngekost di Rukita saja!

Kamu bisa menemukan Rukita di berbagai area strategis, di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Malang. Fasilitasnya yang lengkap dan modern akan membuatmu merasa #SenyamanDiRumah.

Agar cari kost lebih mudah, kamu juga bisa gunakan aplikasi Rukita yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Mau tanya-tanya tentang kost Rukita? Kamu juga bisa hubungi langsung ke Nikita (customer service Rukita) di +62 811-1546-477 atau kunjungi www.rukita.co.

Pastikan juga kamu jangan lupa untuk follow akun Instagram Rukita di @Rukita_indo dan Twitter @Rukita_id supaya nggak ketinggalan promo diskon dan update terkini ya!

CategoriesTak Berkategori

Tinggalkan Balasan