7

7 Tanaman Pembersih Udara Pengusir Polusi

Terakhir diperbarui: 5 Februari 2020

Bisa jadi air purifier alami.

Air Quality Index (AQI) Jakarta belum lama ini mencapai 231.

Padahal, AQI dianjurkan berada di angka 0 hingga 50, atau paling tidak antara 50 hingga 100, karena sebuah kota pastinya tidak luput dari polusi udara.

Mulai dari sumber energi yang masih bergantung dengan batu bara, transportasi yang membludak, konstruksi, polusi dari produksi rumah tangga, debu jalanan hingga pembakaran sampah semuanya memiliki andil untuk mencemari udara di Jakarta.

Saking tingginya tingkat polusi di luar, warga Jakarta jadi mengunci jendela rapat-rapat, berharap polusi tidak masuk ke ruangan.

Tapi sadarkah kamu bahwa dengan tidak membiarkan udara berputar, polusi udara dalam ruangan juga bisa membahayakan kamu?

Duh, terus gimana ya?

Nah, daripada repot cari air purifier mahal, bagaimana kalau kita coba pakai tanaman pembersih udara aja? Selain lebih murah, lebih ramah juga dengan lingkungan.

Kenapa Harus Pilih Tanaman Pembersih Udara?

Pada dasarnya, sebagian besar tanaman memang dapat menghasilkan oksigen. Hanya saja, 7 tanaman pembersih udara di bawah ini bukan hanya menghasilkan oksigen, melainkan juga menyerap udara kotor yang ada di sekitar kamu.

Selain itu, tanaman pembersih udara akan berfungsi seperti air purifier yang alami dan bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Cek apa saja tanaman pembersih udara tersebut di bawah ini.

Jenis Tanaman Pembersih Udara untuk Mengatasi Polusi

1. Krisan (Chrysanthemum)

Gilmour

Rupanya, selain cantik, tanaman pembersih udara yang satu ini memiliki kemampuan untuk menyerap amonia, benzena, formalin, dan xylene yang terdapat pada udara yang berada di sekitarnya.

Karena Krisan memiliki banyak pilihan warna, kamu bisa meletakkan tanaman ini di ruangan manapun, sesuai keinginan.

2. English Ivy

Pinterest

Lebih dikenal dengan daun ivy, tanaman ini bisa membuat udara di sekitar kamu menjadi lebih segar. Tanaman pembersih udara yang satu ini memiliki kemampuan untuk menyerap debu dan bulu halus, cocok untuk orang yang alergi debu.

Karena tanaman ini adalah jenis tanaman merambat, sebaiknya kamu letakkan tanaman ini di tempat yang cukup tinggi agar tidak terlihat berantakan.

3. Palem Kuning

Jitunews.com

Palem kuning adalah salah satu tanaman hias yang populer disimpan di halaman rumah. Namun, kamu juga bisa menyimpannya di dalam ruangan sebagai tanaman pembersih udara.

Palem kuning bisa menghilangkan formaldehida, benzena, dan karbondioksida yang terkandung di dalam udara. Itulah sebabnya palem kuning sering ditanam di dalam pot di dalam ruangan.

4. Lili Paris (Spider Plant)

Bakker.com

Sama seperti palem kuning, lili paris adalah jenis tanaman pembersih udara yang tahan banting dan bisa kamu letakkan di dalam ruangan. Perawatannya juga sangat mudah, dan tanaman ini tidak selalu membutuhkan sinar matahari.

Selain menghasilkan oksigen, lili paris bisa menyerap benzena, formalin, karbon, monoksida, dan xylene.

5. Lidah Buaya (Aloe Vera)

Old Farmer’s Almanac

Orang biasanya mengenal tanaman ini karena manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan, tapi tahukah kamu bahwa lidah buaya juga berfungsi sebagai tanaman pembersih udara?

Lidah buaya bisa menyerap benzena, formalin, dan bahan kimia lain yang mencemari udara di sekitar kamu. Pastikan lidah buaya mendapat air 3-4 kali sehari dan berada di area yang ada sinar matahari selama 1-2 minggu.

6. Pakis (Boston Fern)

Crocus

Tanaman ini sebenarnya berasal dari Amerika, tapi ketika dibawa ke Indonesia iklimnya cocok sehingga pakis berhasil tumbuh subur di sini.

Pakis tidak begitu tahan dengan suhu panas. Jadi kalau ingin menanam tanaman ini, pilihlah tempat yang tidak terpapar cahaya matahari langsung, seperti di dalam ruangan. Pakis akan menyerap polusi udara dan membuat ruangan menjadi lebih segar.

7. Suplir

tamantanaman.com

Nah, ini adalah tanaman pembersih udara yang sering dijadikan favorit orang-orang karena kemampuannya untuk menyerap udara kotor dan bentuknya yang cantik sebagai penghias ruangan.

Walaupun favorit, suplir ternyata agak merepotkan. Tanaman ini harus menerima cahaya matahari setiap tiga hari sekali, dan kamu harus rutin memotong tangkai-tangkainya yang kering.


Itulah 7 tanaman pembersih udara yang bisa kamu jadikan sebagai pembersih udara alami dan sebagai penghias ruangan yang cocok untuk segala tempat. Jangan lupa untuk merawat tanaman kamu ya!

BACA JUGA: 20 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Tak Perlu Sinar Matahari

CategoriesTak Berkategori
Larasati Ayeshaputri

A South Jakarta native with a twist of loving k-pop. Your guide to Jakarta's best hangout spots, fashion, and beauty tips. Also knowledgeable in quirky tips, and a poet in @baharipatah.

Tinggalkan Balasan