1

14 Gaya Desain Interior Paling Populer, Mana yang Cocok Buatmu?

gaya desain interior

Tunjukkan kepribadianmu lewat gaya desain interior kamarmu!

Dengan adanya akses internet, tuh, mencari inspirasi akan desain kamar yang paling cocok dengan selera kita seharusnya bukan masalah sulit. Namun, ada begitu banyak gaya desain interior yang unik.

Apa yang membedakan antara satu dan lainnya? Mana yang paling cocok?

Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Rukita merangkum 14 gaya desain interior paling populer buat kamu yang sedang mencari inspirasi dekorasi.

Macam-Macam Gaya Desain Interior

Saatnya berkenalan dengan beragam gaya desain interior yang paling sesuai dengan kepribadianmu. Yuk, cek semuanya di bawah ini…

1. Modern

Modern Home
Contoh desain interior modern. (Source: Pinterest)

Desain modern adalah istilah dalam dunia desain yang merujuk kepada rumah dengan desain bersih, pemilihan warna sederhana, penggunaan material mencakup logam, kaca, dan baja, dan biasanya disertai dengan garis-garis bersih.

Desain modern mengutamakan kesan simple di setiap elemen, termasuk furnitur. Kata “ramping” biasa digunakan untuk mendeskripsikan gaya modern ini.

Karena mengutamakan kesederhanaan, biasanya penggunaan aksesori dalam desain ini minim.

2. Contemporary (Kontemporer)

Open Plan Bedroom Decorate Design
Contoh desain interior kontemporer. (Source: Pinterest)

Modern dan kontemporer adalah dua gaya desain interior yang sering digunakan secara bersamaan.

Namun, terdapat perbedaan utama antara kedua gaya desain ini. Desain gaya kontemporer lebih cair dan fleksibel dibanding gaya modern yang lebih kaku.

Contohnya, kamu masih bisa menemukan aksen garis lengkung pada gaya desain kontemporer yang tidak akan ditemukan di gaya desain modern.

3. Minimalis

Source: desighouse.blogspot.com

Konsep minimalis adalah gaya desain modern yang sangat disederhanakan. Gaya desain ini menggunakan pilihan warna netral yang menimbulkan kesan lapang, perabot sederhana dan ramping, serta sedikit aksesori sangat sederhana — demi menghindari kesan berlebihan atau flamboyan.

Kesan utama yang menjadi tujuan dari penerapan gaya desain ini adalah kesederhanaan, fungsionalitas, dan keteraturan.

4. Industrial

Warehouse Lounge Dining Decorate Design
Source: Pinterest

Sesuai namanya, gaya industri terinspirasi dari gudang atau loteng kota.

Bangunan dibangun dengan gaya industrial sering kali terkesan tidak selesai. Hal ini terlihat dari batu bata yang dibiarkan begitu saja, atau saluran pipa pun dibiarkan terbuka.

Salah satu hunian ikonik yang dibangun dengan gaya desain industri biasanya merupakan loteng bekas bangunan industri dan telah direnovasi.

Ciri khas bangunan dengan gaya desain ini adalah memiliki langit-langit tinggi, kayu tua, dan lampu gantung dari logam dengan furnitur fungsional yang sedikit.

Mungkin ada satu atau dua karya seni abstrak atau fotografi untuk memperkaya warna dalam ruangan yang didominasi oleh skema warna netral, berasal dari bahan utama kayu dan logam.

5. Mid-Century Modern

Source: Pinterest

Gaya mid century modern adalah gaya desain pertengahan 1900-an, terutama tahun 1950-an dan 60-an.

Ada nostalgia retro yang hadir dalam desain mid century modern, dan juga beberapa elemen minimalis. Fungsionalitas yang “tidak ribet” adalah elemen utama desain mid century modern.

Gaya desain ini didominasi oleh bentuk natural atau organik, seperti bentuk oval menyerupai telur, desain kontemporer yang mudah digunakan, dan fabrikasi sederhana.

Gaya ini melengkapi interior ruangan apa pun dengan mudah dan juga membantu untuk transisi mulus dari interior ruangan ke eksterior ruangan.

BACA JUGA: 20 Jenis Tanaman Hias Indoor yang Tak Perlu Sinar Matahari

6. Scandinavian

Scandinavian design
Source: Pinterest

Desain Skandinavia menekankan kesederhanaan hidup yang diterapkan di negara-negara Nordic.

Pencahayaan alami yang luas, aksesori minim, dan pemilihan furnitur yang fungsional menjadi ciri desain Skandinavia. Desain furnitur Skandinavia sering terlihat seperti sebuah karya seni, meskipun sederhana.

Kamu pun bisa merasakan fungsionalitas di furnitur yang dipahat dengan motif garis yang menarik.

Karakteristik umum lainnya termasuk penggunaan putih sebagai warna yang dominan dan penggabungan elemen-elemen alami seperti kayu, plastik, dan aluminium berenamel, baja, dan papan lantai yang lebar.

Terdapat aksen berupa warna berasal dari penggunaan karya seni, aksesori yang terbuat serat alami atau bulu, serta perabot tunggal.

7. Tradisional

Interior Decorating
Source: Pinterest

Gaya desain tradisional melibatkan detail bernuansa klasik, perabotan mewah, dan aksesori yang berlimpah. Gaya ini berasal dari Eropa.

Rumah-rumah tradisional sering menampilkan warna gelap, kayu jadi, penggunaan warna yang kaya, berbagai tekstur dan garis lengkung.

Perabotan, hiasan, kain yang digunakan memiliki detail rumit, seperti beludru, sutra, dan brokat serta mencakup berbagai pola dan tekstur.

Ada kesan yang dalam dan dimensi yang penuh lapis dalam sebagian besar desain tradisionalnya.

BACA JUGA: Mengenal Jenis-Jenis Apartemen: Studio, Loft, Junior, dll

8. Transisional

Source: Pinterest

Gaya transisional adalah gaya yang sangat populer karena menggabungkan gaya tradisional dan modern secara seimbang. Keseimbangan itulah yang membuat desain ini begitu menarik dan tidak terduga.

Gaya transisional dapat menggabungkan bahan-bahan modern, seperti baja dan kaca yang kemudian menyatukannya dengan perabotan mewah.

Desain transisional menggunakan pilihan warna yang relatif netral, menciptakan ruang dengan kesan menenangkan serta rileks bergaya, ramping, namun tetap hangat dan mengundang.

9. French Country

French Country Design
Source: Pinterest

Warna-warna yang hangat dan bersahaja merupakan ciri khas gaya french country, dengan sentuhan perabotan kayu hias.

Gaya ini terinspirasi dari rumah pertanian yang sering dilengkapi hiasan porselen, linen, serta bed cover tebal.

Dengan warna-warna kemerahan, kekuningan, keemasan yang hangat dan lembut, serta bahan-bahan alami seperti batu dan bata, desain french country menawarkan kehangatan sehingga memiliki daya tarik tersendiri.

10. Bohemian

Source: domino.com

Bohemian adalah gaya populer untuk desain dan mode rumah. Gaya ini mencerminkan gaya hidup tanpa beban dengan sedikit aturan yang terpenting adalah keinginan hatimu.

Rumah-rumah Bohemian biasanya dihiasi oleh perabotan vintage dan pajangan berupa lampu, permadani, dan koleksi barang-barang antik.

Bantal lantai di tengah ruang duduk yang nyaman sering ditemukan di rumah bergaya bohemian. Ini sering dipadupadankan dengan lampu chandelier yang mewah, karpet sedikit usang, dan kursi tua.

Gaya ini mengutamakan kebebasan dan free spirit.

BACA JUGA: 5 Tips Dekorasi Kamar Sempit agar Terlihat Lebih Luas

11. Rustic

Rustic design
Source: Pinterest

Desain rustic terinspirasi dari alam, sering menggunakan elemen alam seperti kayu dan batu yang dapat memberikan kesan hangat.

Desain ini biasanya menggunakan langit-langit berkubah berhiaskan balok kayu atau lantai kayu, kemudian memadukan kesan tradisional dengan perabotan dan aksesori yang lebih modern.

12. Shabby Chic

Source: Pinterest

Shabby chic adalah gaya yang terinspirasi dari estetika vintage, tetapi dibandingkan dengan gaya Bohemia dan lainnya, cenderung lebih feminin, lembut, dan halus.

Perabot shabby chic sering kali terlihat usang dengan permukaan cat cenderung memiliki sentuhan akhir bergaya antik.

Warna-warna yang digunakan dalam gaya desain shabby chic biasanya meliputi putih, krem, dan pastel.

Aura feminin biasanya ditunjukkan lewat lampu ruangan dan hiasan dinding dengan motif bunga-bunga.

13. Hollywood glam

Source: Pinterest

Hollywood glam adalah gaya desain yang mengesankan kemewahan. Gaya desain ini adalah gaya desain yang dramatis, sempurna untuk pemilik rumah dengan kepribadian berani.

Gaya desain ini menggabungkan beberapa fitur desain Victoria, termasuk perabot yang terbuat dari beludru, jumbai, dan pemajangan barang antik.

Warna-warna yang digunakan juga sangatlah berani, misalnya ungu, merah, atau turquoise.

14. Coastal / Hamptons

Source: Freshome.com

Gaya coastal (sering disebut sebagai gaya Hamptons) berasal dari area tepi pantai Amerika yang ikonik. Gaya ini biasanya menggunakan warna terang dengan nuansa netral yang cool, dipadukan dengan biru dan hijau.

Perabot yang digunakan biasanya berwarna putih atau krem, dan dekorasi atau aksesori ruangan mengandung unsur kayu atau sesuatu diilhami oleh laut.

Elemen menarik lainnya yang dapat ditemukan pada gaya desain interior ini adalah pola bergaris-garis biru dan putih yang ikonik. Kamu pasti sering melihatnya di bantal, penggunaan jendela berukuran besar, sofa putih mewah, dan kayu yang dicat putih.

Tujuan utama gaya desain ini adalah adalah untuk menciptakan lingkungan yang santai dan nyaman terinspirasi dari pantai dan laut.


Itulah beberapa gaya desain interior populer yang bisa kamu pilih untuk mendekorasi hunianmu. Tinggal sesuaikan dengan karakter saja dan berikan sentuhan personal agar ‘kamu banget’!

Rukita Moes Cipete

Kalau ingin memiliki tempat tinggal yang memiliki gaya desain interior populer, kamu bisa pilih Rukita sebagai tempat tinggalmu. Selain memiliki desain interior yang kekinian, semua unit Rukita juga menyediakan furnitur fungsional yang mendukung produktivitas kamu. Cocok buat kamu yang mencari kost dengan fasilitas lengkap!

Rukita Moes Cipete

Salah satunya adalah Rukita Moes Cipete yang punya tiga tipe kamar, yaitu Compact Single, Regular Queen, dan Master Queen dengan harga sewa mulai dari Rp2,5 juta per bulan. Yang sudah termasuk koneksi internet ngebut, jasa laundry, dan pembersihan kamar.

Penasaran dengan lokasi Rukita lainnya? Cek di bawah ini, yuk.

Atau ketik langsung link berikut di browser kamu: bit.ly/rukita-desain-populer

Penasaran soal unit coliving Rukita lainnya? Yuk, kunjungi www.Rukita.co, dan jangan lupa follow Instagram Rukita di @Rukita_Indo serta Twitter di @Rukita_Id.

Kamu juga bisa tanya-tanya langsung ke Nikita (customer service Rukita) di +62 811-1546-477.

Leave a Reply