C

Cegah Keuangan Boros dengan Tren Cashless di Tengah Pandemi Covid-19

tren cashless

Nggak bisa dipungkiri, sih, di tengah-tengah masa pandemi virus Covid-19 dan penetapan kebijakan PSBB semakin banyak pengguna e-money atau e-wallet. Ya, tren cashless atau menggunakan alat pembayaran digital dianggap paling aman.

Imbauan cara belanja secara online atau lewat layanan e-commerce serta bantuan ojek online di tengah pandemi ikut mendukung penggunaan cashless. Di sisi lain, sih, orang takut menggunakan uang tunai yang memunculkan rasa tidak nyaman dan was-was.

Banyak dari kita yang beranggapan kalau virus Covid-19 dapat menempel pada permukaan uang tunai dan dapat membuat kita tertular. Yap, hal ini mungkin saja terjadi, maka dari itu cashless jadi pilihan paling aman.

Namun, penggunaan cashless sebenarnya juga tidak sepenuhnya aman, tuh, terutama dari sisi pengaturan keuangan kita. Sstt, cara pembayaran cashless bahkan cenderung mengarahkan kita kepada pemborosan!

5 Tips Keuangan agar Tidak Boros saat Mengikuti Tren Cashless

Nah, kita punya beberapa tips buat kamu agar terhindar dari pemborosan yang disebabkan oleh pembayaran secara cashless selama pandemi Corona.

Biar belanja kamu semakin nyaman dan dompet kamu tetap aman, yuk, simak tipsnya berikut ini!

1. Membuat rencana keuangan

Rencana Keuangan yang Tepat Untuk Anak Millennial| KoinWorks Blog
Source: Koinworks

Sebelum melakukan belanja secara online atau mengalihkan saldo rekening ke berbagai e-wallet yang kamu punya, ya, langkah pertama adalah membuat rencana keuangan dulu.

Dengan memiliki sebuah rencana keuangan, nih, kamu dapat memahami kebutuhan finansial secara lebih rinci setiap bulannya.

Hal ini juga sangat membantu kamu untuk mengatur keuanganmu sehingga jadi lebih mudah. Dengan rencana keuangan yang matang, tuh, kamu juga jadi bisa menyusun skala prioritas agar tidak boros.

Misalnya, nih, setelah mengetahui semua pengeluaran rutin setiap bulannya maka kamu bisa fokus mengalokasikan uang untuk mengisi saldo sejumlah biaya pengeluaran untuk kebutuhan primer dan sekunder tersebut.

2. Hindari menggunakan pinjaman online

Pinjaman Online, Destruktif atau Solutif? - ItWorks
Source: Itworks.id

Selain penggunaan e-wallet dan e-money, nih, pinjaman online kini juga jadi salah satu bentuk dari metode pembayaran cashless lainnya yang bisa kamu gunakan.

Memang, sih, hal ini dapat memudahkan kamu saat ingin berbelanja. Namun, bukan berarti kamu bisa menggunakan fasilitas tersebut sesukanya. Sebaiknya pinjaman online hanya kamu gunakan untuk keperluan yang urgent atau mendesak saja.

Perlu perhitungan matang sebelum kamu menggunakan fasilitas cashless yang satu ini, lho! Jika tidak dihitung dengan benar bisa-bisa beban tagihannya menumpuk, tuh. Masalah keuangan baru justru akan menimpa kamu di tengah pandemi ini.

Sangat penting bagi kamu di tengah pandemi ini untuk mampu menahan diri agar tidak tergoda mengajukan pinjaman online. Kamu harus bisa menekan hasrat belanja yang berlebihan,dong, soalnya masih banyak keperluan lain yang lebih penting di tengah pandemi ini.

3. Perhatikan sebelum membeli

cashless corona
Source: Liputan6

Meski berada di tengah-tengah masa pandemi, ya, kini kita juga sedang diserbu oleh berbagai promo saat bertransaksi dengan uang elektronik dan e-wallet.

Yap, tujuan dari hal ini sendiri sebenarnya untuk mendorong orang-orang agar beralih ke metode belanja online untuk sementara waktu. Lucunya promo ini ternyata justru membuat beberapa orang kalap akan diskon!

Nah, di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, penting bagi kamu untuk lebih bijak menyikapi serbuan promo tersebut. Perhatikan dulu apakah barang yang dibeli sangat kamu butuhkan atau tidak?

Meski pembayaran cashless sangat memudahkan dalam berbelanja, ya, jangan sampai prioritasmu beralih. Kita nggak tahu sampai kapan pandemi berlangsung, kan.

BACA JUGA: Tren Generasi Nontunai, Apa Keuntungan dan Kekurangan Transaksi Cashless? Simak Pembahasan Lengkapnya!

4. Manfaatkan cashback dan promonya dengan bijak

4 Fakta Kenapa Orang Indonesia Gila Belanja Online cashless
Source: Lifepal.co.id

Selain promo dalam bentuk diskon, nih, pembayaran secara cashless juga menawarkan bentuk promo lain seperti cashback. Meski terkesan menguntungkan, namun cashback juga membawa dampak yang kurang baik bagi pengguna pembayaran cashless, lho.

Hal ini pun sebenarnya masih bisa disikapi dengan bijak. Prinsipnya utamanya, tuh, yang penting kamu bisa memanfaatkan promo dan cashback tersebut untuk membeli barang yang benar-benar kamu butuhkan.

Memang di tengah pandemi seperti ini bakal sangat lumayan jika barang yang dibutuhkan dapat terbeli dengan potongan harga.

Intinya, jangan sampai kamu mudah tergoda untuk membelinya! Banyak diskon dan cashback bukan berarti wajib beli barang yang tidak kamu butuhkan. Itu namanya godaaa!

5. Simpan dana yang tersisa

Cashless Minded, Ini Cara Menabung yang Tepat!
Source: Suaratunaiku.com

Dengan memiliki kemampuan mengelola keuangan yang baik, tuh, kemungkinan kamu memiliki sisa dana di akhir bulan pastinya cukup tinggi.

Maka dari itu, kamu bisa mengalokasikan sisa saldo e-money atau e-wallet tersebut untuk kebutuhan menabung atau berinvestasi.

Hal ini merupakan pilihan bijaksana ketimbang kamu mengalokasikan uang sisa untuk membeli barang-barang yang tidak penting di tengah pandemi seperti ini.

Tentunya kamu dapat menggunakan tabungan tersebut kala kebutuhan mendesak menimpa. Dengan begitu, kemungkinan kamu untuk menggunakan pinjaman online juga menjadi semakin kecil.


Itulah dia beberapa tips keuangan untuk kamu agar tidak boros dengan pembayaran secara cashless di tengah masa pandemi ini. Jenis pembayaran yang satu ini memang yang paling efektif untuk kita gunakan selama masa physical distancing dan social distancing akibat virus Covid-19 ini.

Kita jadi tidak perlu ke luar rumah untuk mengambil uang ke mesin ATM atau memegang uang tunai secara lansung. Ingat untuk tetap berhemat, ya!

Apakah kamu punya trik berhemat jika memilih pembayaran cashless? Ayo, sharing tipsnya di kolom komentar di bawah ini.

Rizki Ramadhan

Full-time writer, part-time planner, part-time dreamer, part-time guitarist, part-time bassist but not an activist. Just a human being. Hit me up on Twitter @rizkiglonomore

Leave a Reply