N

Nggak Sembarangan! Ikuti 5 Cara Memilih Lemari Laci yang Fungsional dan Cantik untuk Dekorasi Kamar

beli lemari laci kamar

Lemari laci maupun laci bawah meja merupakan salah satu dekorasi ruangan paling multifungsi apalagi untuk kamar. Perabotan ini bisa memberikan sentuhan menarik dalam desain interior sekaligus menjadi solusi penyimpanan paling jitu.

Ada banyak desain dan gaya untuk lemari laci yang ditawarkan di pasaran dalam berbagai ukuran. Di kamar, tuh, kamu bisa memakai perabot ini hanya untuk menyimpan baju, kain-kain keperluan kamar maupun rumah, serta bisa juga untuk menyimpan berbagai peralatan kerja, buku, atau barang lain.

Lemari laci jadi sangat penting di kamar, baik berbentuk meja maupun lemari karena bisa membantu menyimpan barangmu di ruangan yang tidak luas, seperti kamar kost. Terutama karena sekarang kita sering WFH, kan? Punya laci di lemari maupun bawah meja tentu sangat berguna. Sebelum membeli perabot serbaguna ini, ya, baca dulu tips dari Rukita soal memilih jenis dan modelnya!

Berbagai Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Membeli Lemari Laci untuk Kamar

Memilih lemari laci nggak sembarangan, tuh, karena semua berhubungan satu sama lain, terutama soal menentukan modelnya. Nggak usah pusing, yuk, baca panduannya di bawah ini.

1. Ukuran

memilih lemari laci kamar - ukuran
Source: melodymaison.com

Kalau kamarmu besar, nih, mungkin cukup gampang mencari lemari laci untuk kamar. Namun, kalau ukurannya cenderung sedang atau kecil, kamu harus hati-hati! Langkah pertama coba ukur luas ruangan terlebih dahulu. Lemari ini harus bisa ditempatkan di ruangan tanpa menghalangi barang maupun ruangan lain.

Perhatikan juga apakah kamu bisa berdiri di depan laci dengan nyaman saat membuka laci sepenuhnya. Kalau harus nyempil-nyempil, sih, berarti kurang space. Pastikan bahwa laci bisa dibuka dan tutup dengan mudah, bagus lagi kalau slidernya memiliki sistem yang memperlambat pergerakan agar tidak tertutup dengan suara keras.

Contoh dari pemilihan ukuran laci berdasarkan ukuran ruangan:

  • Ruangan kecil: lemari laci ukuran lebar 70cm x tinggi 90cm x kedalaman 35cm
  • Ruangan sedang : lemari laci ukuran lebar 90cm x tinggi 80cm x kedalaman 40cm
  • Ruangan besar: lemari laci ukuran lebar 120cm x tinggi 98cm x kedalaman 55cm

2. Kegunaan

Buy Argos Home Hallingford 4+4 Drawer Chest - Oak Effect | Chest of drawers  | Argos
Source: argos.com

Kamu juga harus menentukan kegunaan dari lemari laci ini sebelum membelinya. Masing-masing bentuk dan gaya bisa saja memiliki fungsi berbeda. Untuk menyimpan pakaian dan aksesori, misalnya, kamu bisa pilih bentuk kabinet yang penuh laci. Sedangkan untuk TV dan dekorasi, tuh, bentuknya mungkin kombinasi laci dan rak. Beda lagi untuk meja kerja, ya, bentuknya kombo terdiri atas meja dan laci.

Kalau sudah kepikiran mau untuk apa, selanjutnya pikirkan juga di laci mana kamu ingin menyimpan barang tertentu. Contohnya untuk lemari laci pakaian, di manakah kamu mau menyimpan pakaian dalam dan kaus kaki? Untuk menyimpan jaket atau bedding, kan, kamu juga memerlukan space laci yang paling luas.

Sesudah itu pikirkan area penempatannya. Kalau di kamar mandi, sih, jangan pilih bahan yang mudah dihinggapi jamur. Kalau kamarmu sering dikunjungi anak kecil, tuh, sebaiknya hindari lemari laci dengan tepi yang runcing.

3. Material

memilih lemari laci kamar - bahan plastik
Source: aliexpress.com

Material menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan saat mau membeli lemari laci. Kebanyakan, tuh, lemari terbuat dari plastik dan kayu, namun laci yang baik terbuat dari material yang berkualitas dan tahan lama.

Lemari plastik memiliki berat yang ringan dan harganya relatif lebih murah. Penampilannya kurang bagus, sih, namun sangat mudah dipindah-pindah dan tahan lama.

Bahan particle board juga bisa dipertimbangkan karena mudah dirawat dan warnanya beragam. Tampilannya memang tidak mewah namun lebih cantik dari plastik dan lebih murah dari kayu biasa. Namun, lapisan lemarinya mudah terkelupas sementara bahannya sendiri tidak begitu kokoh.

memilih lemari laci  kamar- kayu skandinavia
Berbahan kayu pinus. Source: pinterest.com

Material kayu juga masih jadi pilihan banyak orang, terutama jati, mahoni, dan pinus. Mahoni bisa jadi pilihan kayu yang kuat dengan warna lebih lembut dibanding jati, namun harganya cukup mahal. Uniknya, sih, semakin lama kayu mahoni digunakan maka penampilannya makin indah. Di sisi lain kamu harus mau merawatnya menggunakan cairan khusus.

Kalau kamu mau beli untuk jangka panjang, nih, beli saja yang terbuat dari mahoni atau jati.

4. Bentuk dari lemari laci

Bourbon Vintage Wide Chest Of Drawers, Grey | MADE.com
Source: made.com

Biasanya laci lemari memiliki setidaknya 3 laci. Namun, ada pula beberapa ukuran di pasaran yang lacinya lebar dengan 2 laci dalam satu baris maupun 3 laci dalam satu baris. Biasanya, tuh, laci paling atas lebih dangkal dibanding laci lainnya, sementara laci paling bawah paling dalam. Maka dari itu, laci bawah biasa digunakan untuk menyimpan jaket atau seprei dan selimut.

Mencari yang kombo dengan lemari dan rak, atau lemari dan meja? Coba cari rak yang terletak di deret atas dan memiliki beberapa laci di bawahnya. Kamu bisa memilih meja dengan kombinasi rak dan laci juga untuk meningkatkan fungsionalitas lemari laci saat WFH.

Kalau hanya untuk menyimpan barang yang tidak berukuran besar, nih, pilih lemari semainier atau chiffonier. Lemari laci jenis ini bisa memiliki 7 laci dalam satu lemari. Lemari ini jelas paling pas untuk kamar yang kecil dengan langit-langit tinggi.

5. Memilih model lemari

memilih lemari laci kamar - model klasik
Model klasik. Source: juiettesinteriors.com

Ini mungkin hal yang bisa dipikirkan agak terakhir sesudah memikirkan ukuran, material dan bentuk, namun sangat penting untuk merangkum semuanya. Pilih bahan kesukaanmu dan warnanya. Warna laci putih atau warna cokelat muda sangat cocok bagi berbagai ruangan karena memberi kesan kamar luas. Namun, kamu selalu bisa menyesuaikannya dengan perabotan lain di kamar atau warna dinding.

Untuk model, tuh, kamu bisa memiliki bentuk klasik yang kotak polos saja dengan laci-laci persegi panjang biasa. Pertimbangkan juga lemari laci warna-warni, laci dengan kayu berpola, dan laci yang memiliki ukiran dekoratif.

Untuk gaya yang lebih modern, nih, kamu bisa pilih lemari laci model Skandinavia (biasanya dari kayu pinus), lemari dengan gaya retro yang lagi in dengan kaki metal dan bentuk unik. Lemari model industrial dari metal gelap atau kayu unfinished juga keren.

Pilih juga handle laci yang kamu sukai dan metode buka-tutup yang cocok dan sesuai gayamu.

Contoh Beberapa Model Lemari Laci yang Bisa Dibeli di Online Store

Sesudah mengerti faktor untuk memilihnya, ya, kini kita bisa melihat beberapa ragam lemari laci yang dijual di Dekoruma dan Ikea sehingga bisa dikirim ke rumah dengan mudah.

1. Lemari laci minimalis klasik dengan 3 laci

Heim Studio Runa Chest of Drawer

Dekoruma: Rp1,4 juta

Lemari ini dijual oleh brand Heim Studio dengan model Japandi berwarna dasar cokelat. Kabinet akan dikirim dalam bentuk belum dirakit namun diberi panduan. Bahan terbuat dari MDF (medium density fibreboardd) dengan ukuran 90cm x 45cm x 84cm.

MDF merupakan produk kayu buatan yang terbuat dari penghancuran kayu menjadi fiber kayu dan digabungkan dengan wax dan resin binder. MDF lebih padat dari plywood.

2. Nordli dengan 7 laci

NORDLI chest of 7 drawers

Ikea: Rp4,9 juta

Nordli adalah lemari 7 laci dari Ikea yang memiliki ukuran laci berbeda. Hal ini bisa membantumu menyimpan berbagai jenis barang sesuai dengan ukuran masing-masing. Karena warnanya putih maka lemari akan terlihat sangat clean dan simpel.

Ukuran laci 120cm x 76cm x 37cm. Bahan dari lemari adalah particle board, fibreboard, dan paper foil. Selain itu mekanisme laci juga bisa menutup perlahan dan tidak terdengar keras. Kamu juga bisa mengecat masing-masing laci agar warna-warni.

3. Rak pajang berlaci

Heim Studio Anzu Rak Display

Dekoruma: Rp1,6 juta

Anzuku rak display memiliki desain minimalis yang berukuran tidak terlalu besar sehingga pas jadi lemari laci untuk kamar. Kamu bisa menampikan berbagai aksesori dekorasi maupun buku di kamar dengan rak laci ini.

Terdapat tiga laci yang terletak secara acak untuk menyimpan berbagai barang. Selain itu, ada rak yang memiliki penutup di belakang dan ada yang tidak sehingg terlihat sangat unik. Lemari berukuran 90cm x 30cm x 177cm ini berbahan MDF dan particle board.

4. Nordmella dengan rak gantung

NORDMELA chest of drawers with clothes rail

Ikea: Rp4,4 juta

Lemari berwarna gelap ini memang sangat trendi karena memberikan depth khusus terhadap kamar. Uniknya, tuh, lemari laci ini sangat pas digunakan di kamar untuk menyimpan baju karena terdiri atas 5 laci dan satu rak gantung. Nah, baju yang nggak bisa dilipat bisa ditaruh juga di sini, deh. Cerdas, kan?

Lemari ini memiliki ukutan 119cm x 44cm x 118cm dengan kedalaman dan lebar laci berukuran 74cm x 34cm. Bahan dari laci dan rak terbuat dari particleboard, paper foil, dan fibreboard. Demi keamanan, nih, ada safety fitting juga untuk ditempel di tembok dan mekanisme laci yang menutup perlahan.

5. Meja kerja berlaci

Heim Studio MORI Meja Belajar

Dekoruma: Rp1,5 juta

Kembali kita mengusung meja berlaci yang modelnya minimalis namun menarik ala Japandi dari Heim Studio. Meja ini memiliki 6 laci yang di letakkan di sisi kanan dan kiri berwarna putih keabu-abuan yang simpel dan handle kayu. Kamar terlihat cantik karena barang apa saja bisa disembunyikan di dalamnya!

Bagian meja sendiri berwarna cokelat muda hangat dengan kontras warna yang menarik. Keseluruhan bagian meja terbuat dari particle board dengan ukuran 120cm x 59cm x 75cm. Tertarik nggak punya meja kerja cantik di kamar?


Ternyata membeli lemari laci nggak bisa sembarangan juga, ya? Dari bahan dan fungsi, semua bisa bergantung satu sama lain untuk menentukan model lemari.

Apakah kamu sudah punya lemari laci di rumah? Apa pertimbangannya saat kamu membeli lemari itu? Bagikan pendapatmu di kolom komentar, yuk!

Chikitta Carnelian

Lifestyle content writer by day, and researcher by night. Care about mental health, the environment, and healthy lifestyle. Love pastries too much and enjoy trying different brunch places and nice bars. In the journey to consume less meat.

Leave a Reply