K

Kriteria Pasien Sembuh Covid-19 Berdasarkan Pedoman Terbaru WHO | Penting untuk Diketahui, Nih!

pemulangan pasien covid-19

Berkat pemberitaan di berbagai media, nih, kita jadi mengetahui berbagai informasi terkait ciri-ciri orang yang terinfeksi virus Covid-19. Selain itu pencegahan agar tidak terluar oleh virus Corona ini juga telah tersebar di berbagai media.

Lantas, bagaimana dengan ciri-ciri atau kriteria pasien Covid-19 yang telah sembuh dan sudah bisa keluar dari ruang isolasi?

Pasien covid-19
Source: The Jakarta Post

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menerbitkan pedoman sementara tentang cara menangani pasien. Mulai dari menangani pasien dengan gejala ringan hingga kriteria mengeluarkan pasien dari ruang isolasi.

Kriteria Baru Pemulangan Pasien Covid-19 Berdasarkan Peraturan WHO

Prosedur pemulangan pasien covid-19
Source: Media Indonesia

Sebelumnya WHO mengeluarkan pedoman kriteria dan prosedur pemulangan pasien Covid-19, yakni harus melakukan tes PCR (tes swab) dan Rapid Test sebanyak dua kali.

Pihak rumah sakit pun diimbau untuk tidak memulangkan pasien bila dalam dua kali pemeriksaan berturut-turut tidak menunjukkan hasil negatif dalam Rapid Test maupun PCR Test. Sampel tersebut diambil secara berurutan setidaknya dalam 24 jam secara terpisah.

Prosedur pemulangan pasien covid-19
Source: Los Angeles Times

Untuk itu pasien yang telah menjalankan pengobatan dan karantina Covid-19 di rumah sakit harus menunggu hasil tes PCR atau Rapid Test, nih.

Namun, belum lama ini WHO mengeluarkan pedoman baru kriteria pemulangan pasien Covid-19 dari ruang isolasi. Berikut kriteria pemulangannya pasien Covid-19 berdasarkan peraturan terbaru dari WHO:

  • Pasien dengan gejala: 10 hari setelah menunjukkan gejala, ditambah minimal 3 hari tanpa gejala (termasuk demam dan gejala pernapasan)
  • Pasien tanpa gejala: 10 hari setelah dites positif untuk Covid-19
Prosedur pemulangan pasien covid-19
Source: The Jakarta Post

Contohnya, nih, jika seorang pasien memiliki gejala selama 2 hari, maka pasien dapat dipulangkan setelah 13 hari (10 hari + 3 hari) dari tanggal onset gejala.

Sementara itu untuk pasien dengan gejala selama 14 hari maka bisa dipulangkan 17 hari setelah timbulnya gejala. Jika pasien dengan gejala selama 30 hari, pasien dapat dipulangkan 33 hari setelah timbulnya gejala.

Prosedur pemulangan pasien covid-19
Source: The Jakarta Post

Dilansir dari laman WHO, ya, pasien Covid-19 bisa dipulangkan dari rumah sakit tanpa perlu pengujian ulang sampel lendir saluran pernapasan dengan mengikuti ketentuan di atas.

Walau begitu WHO memperbolehkan bagi tiap negara untuk tetap menggunakan kriteria pertama, yakni dua kali tes PCR, atau mengikuti kriteria pemulangan pasien terbaru.

Mengapa Peraturan Pemulangan Pasien Covid-19 Berubah?

kriteria pasien sembuh covid-19 oleh WHO
Source: RNZ

Perubahan peraturan pemulangan pasien Covid-19 yang dilakukan oleh WHO, nih, tentunya sudah melalui berbagai pertimbangan dan kajian. Dilansir dari laman Kompas.com, WHO mengatakan bahwa rekomendasi awal menimbulkan beberapa kendala.

Peraturan pertama ini, menurut WHO, berdasarkan kasus wabah SARS dan MERS yang telah terjadi sebelum Covid-19. Diketahui bahwa virus Covid-19 masih satu keluarga dengan kedua penyakit sebelumnya.

kriteria pasien sembuh covid-19 oleh WHO
Source: Pinterest

Menurut keterangan WHO dalam situs resmi, kriteria pemulangan pasien Covid-19 sebelumnya memiliki beberapa kendala, seperti:

  • Isolasi yang terlalu lama untuk mendeteksi virus RNA akan memengaruhi kondisi fisik dan mental pasien, pandangan masyarakat, dan akses ke fasilitas kesehatan.
  • Pengujian sampel sebanyak dua kali dianggap tidak efesien karena kapasitas pengujian tidak tercukupi di sejumlah negara. Dengan kata lain, nih, dengan tidak melakukan dua kali tes untuk pembuktian negatif, kita jadi lebih bisa menggunakan alat testing untuk menguji kasus baru.
kriteria pasien sembuh covid-19 oleh WHO
Source: Business Insider

Selain itu biasanya setelah 5-10 hari seseorang terinfeksi virus Covid-19 maka tubuh dengan sendirinya segera memproduksi antibodi terhadap virus Corona. Jadi, ya, tingkat penularan virus akan semakin menurun. Nggak hanya itu tubuh juga akan menyembuhkan diri sendiri secara perlahan.

Namun demikian, perlu diingat seseorang yang terindikasi positif Covid-19 harus menjalani isolasi minimal 13 hari sejak gejala muncul.

Bagaimana Pengobatan Covid-19 saat Ini?

Pengobatan covid-19 terbaru
Source: Al Jazeera

Hingga saat ini peneliti dan ilmuwan di seluruh dunia masih berjuang untuk menemukan pengobatan dan vaksin yang tepat untuk Covid-19. Namun demikian, ahli kesehatan telah berupaya untuk memberikan beberapa obat demi meredakan gejala dan mencegah penyebaran virus.

Dilansir dari laman Medical News Today, nih, percobaan klinik kedua telah menemukan kombinasi jenis obat yang berhasil mengobati pasien Covid-19 kategori ringan hingga sedang. Ketiga obat tersebut adalah interferon beta-1b, Lopinavir-ritonavir (HIV drug), dan ribavirin (oral hepatitis C drug).

Pengobatan covid-19 terbaru
Source: The Conversation

Di sisi lain, tuh, pasien Covid-19 juga diberi rujukan untuk isolasi diri, mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, cukup minum air putih, mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri dari dokter, serta banyak beristirahat.

Pengobatan covid-19 terbaru
Source: New Scientist

Oleh karena itu, kamu juga harus menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan di bawah air mengalir dan sabun, menggunakan masker ketika keluar rumah, serta tidak pergi ke tempat-tempat yang ramai. Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan?


Itulah ulasan singkat mengenai pedoman baru dari WHO perihal kriteria pemulangan pasien Covid-19 dari rumah sakit. Pedoman baru ini diharapkan bisa lebih efektif untuk dilakukan serta menghemat peralatan tes swab. Jika menghemat tes swab, nih, tentu jadi semakin banyak orang yang bisa melakukan pemeriksaan.

Intinya adalah tetap menjaga kesehatan di era new normal seperti sekarang ini. Untuk kamu yang sudah kembali beraktivitas di luar rumah, nih, tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, ya.

Apa pendapatmu soal kriteria pemulangan pasien Covid-19 oleh WHO? Tulis di kolom komentar, dong!

Yuliana

A forever-young-soul human who lives in Jakarta. Travel enthusiast and aurora borealis admirer.

Leave a Reply