5 Objek Wisata di Korea Utara hingga Persyaratan Visa untuk Berkunjung

Ingin traveling ke Korea Utara? Cek persiapan lengkapnya di sini
Jika menurutmu traveling ke Korea Selatan sudah terlalu mainstream, mungkin saatnya mencoba wisata ke Korea Utara (Korut) yang menawarkan pengalaman berbeda dan unik. Negara yang mendapat julukan Hermit Kingdom atau Kerjaan Pertapa karena mengisolasikan diri dari pengaruh asing ternyata menerima turis asing untuk berwisata.
Apalagi sejak pandemi, Korea Utara sempat menutup diri untuk turis, dan pembukaan kembali masih sangat terbatas serta berubah-ubah. Namun, sejak Februari 2025, negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un sudah mulai menerima kembali wisatawan asing.
Ada apa di Korea Utara? Kamu bisa menemukan beragam objek wisata di Korut seperti terlihat di “Crash Landing on You” yang dibintangi Hyun Bin. Namun, ada sejumlah syarat dan ketentuan untuk memasuki Korut yang perlu kamu perhatikan. Penasaran? Baca selengkapnya di artikel ini.
Baca juga: 7 Drakor Terbaru Tayang di Netflix, Disney+, dan tvN
Objek Wisata Korea Utara yang Wajib Dikunjungi
Beberapa destinasi populer di Korea Utara yang sering masuk dalam itinerary tur antara lain Pyongyang sebagai ibu kota, kawasan DMZ (Demilitarized Zone), hingga Gunung Baekdu yang ikonik. Seluruh destinasi ini hanya bisa dikunjungi melalui tur resmi dengan pemandu. Berikut penjelasan destinasi wisata populer di Korut:
1. Juche Tower

Juche Tower merupakan salah satu landmark paling ikonik di Pyongyang, Korea Utara. Menara setinggi sekitar 170 meter ini dibangun sebagai simbol ideologi Juche yang menekankan kemandirian negara. Di bagian puncaknya terdapat obor merah yang menyala, sementara di bagian bawahnya berdiri patung yang melambangkan pekerja, petani, dan intelektual sebagai pilar masyarakat.
Arsitekturnya yang megah dan sarat makna menjadikan Juche Tower sebagai simbol penting dalam identitas nasional Korea Utara. Selain nilai historis dan ideologis, Juche Tower juga menawarkan pengalaman wisata yang menarik.
Pengunjung dapat naik ke dek observasi untuk menikmati pemandangan kota Pyongyang dari ketinggian, termasuk Sungai Taedong dan area pusat kota. Kawasan di sekitar menara juga tertata rapi dan sering menjadi tempat bersantai, sehingga cocok untuk menikmati suasana kota sekaligus mengambil foto dengan latar landmark ikonik ini.
2. Gunung Baekdu

Inilah salah satu destinasi paling terkenal di Korea Utara yang ini terletak tepat di perbatasan antara Korea Utara dan China. Uniknya lagi, di puncaknya terdapat Danau Chonji (Heaven Lake), danau kawah yang terbagi antara kedua negara dan menjadi daya tarik utama wisatawan.
Gunung Baekdu atau Gunung Paektu (Mount Baekdu atau dalam Hangeul: 백두산) tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki nilai historis dan simbolis yang tinggi bagi Korea Utara. Kawasan ini sering dikaitkan dengan sejarah dan identitas nasional, sehingga menjadi salah satu destinasi penting dalam itinerary tur resmi.
Bagi wisatawan, Gunung Baekdu memang bisa dikunjungi, tetapi aksesnya cukup terbatas jika melalui Korea Utara. Kamu harus mengikuti tur resmi dengan izin khusus, dan tidak semua paket perjalanan memasukkan destinasi ini. Nah, sebagai alternatif, banyak wisatawan memilih mengunjungi Gunung Baekdu melalui sisi China karena aksesnya lebih mudah dan fleksibel.
3. Kumsusan Palace of the Sun

Kumsusan Palace of the Sun adalah salah satu tempat paling penting dan sakral di Korea Utara. Bangunan megah yang berlokasi di Pyongyang ini berfungsi sebagai mausoleum atau tempat peristirahatan terakhir bagi pemimpin negara, yaitu Kim Il-sung dan Kim Jong-il. Di dalamnya, jenazah kedua pemimpin diawetkan dan ditempatkan dalam ruang khusus yang dijaga dengan sangat ketat.
Selain sebagai tempat penghormatan, Kumsusan Palace juga menampilkan berbagai ruangan besar dengan arsitektur megah, lorong panjang, serta koleksi benda-benda pribadi milik para pemimpin, seperti mobil, kereta, dan penghargaan yang pernah mereka terima.
Pengunjung yang datang harus mengikuti aturan ketat, mulai dari berpakaian formal hingga tata cara memberi hormat. Suasana di dalam sangat hening dan khidmat, mencerminkan pentingnya tempat ini dalam budaya dan ideologi Korea Utara.
4. Munsu Water Park

Munsu Water Park adalah taman rekreasi air modern yang terletak di Pyongyang dan menjadi salah satu destinasi hiburan populer di Korea Utara. Tempat ini menawarkan berbagai fasilitas seperti kolam renang indoor dan outdoor, seluncuran air, kolam ombak, hingga area bermain anak. Desainnya cukup modern dengan kubah besar dan interior yang terlihat seperti water park di negara lain, menunjukkan sisi berbeda dari Korea Utara yang jarang terekspos.
Selain wahana air, Munsu Water Park juga dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti gym, sauna, restoran, dan area relaksasi. Tempat ini sering dikunjungi warga lokal untuk bersantai bersama keluarga, terutama saat akhir pekan.
Bagi wisatawan, kunjungan ke sini biasanya sudah termasuk dalam itinerary tur tertentu, sehingga bisa menjadi kesempatan langka untuk melihat kehidupan sehari-hari masyarakat Pyongyang dari sisi yang lebih santai dan rekreatif.
5. Kaesong

Kaesong adalah kota bersejarah di Korea Utara yang terletak dekat perbatasan dengan Korea Selatan. Kota ini dulunya merupakan ibu kota Dinasti Goryeo, sehingga memiliki banyak situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Salah satu daya tarik utama di Kaesong adalah kawasan DMZ (Demilitarized Zone), terutama di area Panmunjom, tempat pertemuan antara Korea Utara dan Korea Selatan berlangsung. Di sini, kamu bisa melihat langsung garis perbatasan yang dijaga ketat serta bangunan ikonik tempat negosiasi antar kedua negara. Pengalaman ini menjadi salah satu highlight bagi wisatawan karena nilai historis dan politiknya.
Selain itu, Kaesong juga memiliki berbagai situs warisan budaya seperti makam raja-raja Goryeo, museum sejarah, serta arsitektur tradisional Korea yang masih terjaga. Kota ini dikenal dengan suasana yang lebih “klasik” dibanding Pyongyang, sehingga memberikan gambaran berbeda tentang kehidupan di Korea Utara.

Tak hanya sejarah, Kaesong juga terkenal dengan kuliner khasnya, seperti set menu tradisional (Kaesong cuisine) yang biasanya disajikan dalam porsi lengkap dengan berbagai lauk. Kombinasi antara sejarah, budaya, dan pengalaman unik menjadikan Kaesong salah satu destinasi menarik dalam tur ke Korea Utara.
Cara dan Syarat Mengurus Visa Korea Utara untuk WNI

Mengunjungi Korea Utara akan menjadi pengalaman yang unik sekaligus menantang bagi para penggemar traveling. Berbeda dari negara lain, proses pengurusan visa Korea Utara tidak bisa dilakukan secara mandiri dan memiliki aturan yang jauh lebih ketat.
Cara mengurus visa Korea Utara
Untuk mendapatkan visa Korea Utara, Warga Negara Indonesia (WNI) wajib mendaftar melalui agen tur resmi. Beberapa agen internasional yang sudah berpengalaman dalam mengatur perjalanan ke Korea Utara antara lain Koryo Tours, Young Pioneer Tours, dan Rocky Road Travel. Agen-agen ini akan membantu mengurus seluruh proses, mulai dari pengajuan visa hingga penyusunan itinerary perjalanan.
Setelah memilih agen, kamu hanya perlu mengirimkan dokumen yang dibutuhkan. Selanjutnya, agen akan mengajukan permohonan visa ke otoritas Korea Utara. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa minggu, tergantung kebijakan pemerintah setempat.
Syarat visa Korea Utara
Syarat pengajuan visa Korea Utara relatif sederhana, namun tetap harus dipenuhi dengan lengkap. Beberapa dokumen yang umumnya diminta antara lain:
- Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan
- Formulir aplikasi dari agen
- Data pribadi dan pekerjaan

Menariknya, visa Korea Utara tidak ditempel di paspor, melainkan diberikan dalam bentuk dokumen terpisah yang harus dibawa selama perjalanan—seperti halnya visa Korea Selatan—serta dikembalikan saat kamu keluar dari negara tersebut.
FYI, rute perjalanan menuju Korea Utara yang paling umum adalah melalui China karena kedua negara berbatasan langsung, sehingga akses masuk wisatawan asing biasanya dilakukan dari kota-kota di China seperti Beijing atau Dandong.
Oleh karena itu, sebelum berangkat ke Korea Utara, kamu juga perlu menyiapkan visa China sebagai bagian dari perjalanan. Visa ini diperlukan karena kamu akan transit atau memulai tur dari wilayah China yang menjadi pintu masuk utama ke Korea Utara.
Setelah visa Korea Utara disetujui, wisatawan wajib mengikuti tur yang telah diatur sepenuhnya oleh agen. Selama berada di Korea Utara, kamu tidak diperbolehkan bepergian secara bebas dan harus selalu didampingi oleh pemandu resmi. Semua aktivitas, termasuk tempat yang dikunjungi, sudah ditentukan sebelumnya.
Penting untuk diketahui bahwa kebijakan masuk ke Korea Utara dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, selalu cek informasi terbaru melalui agen resmi sebelum merencanakan perjalanan.
Korea Utara menawarkan pengalaman wisata yang tidak biasa dibandingkan negara lain. Dengan aturan yang ketat dan sistem tur terorganisir, perjalanan ke negara ini justru memberikan perspektif baru tentang budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat yang jarang terekspos dunia luar.
Bepergian dan mengurus visa Korea Utara memang tidak sesederhana negara lain, tetapi tetap memungkinkan jika dilakukan melalui jalur yang tepat. Dengan bantuan agen tepercaya dan persiapan dokumen yang lengkap, kamu bisa merasakan pengalaman langka menjelajahi salah satu negara paling tertutup di dunia ini.
Mau cari kost untuk hunian bulanan atau tahunan? Atau ingin sewa kost khusus untuk kost putra dan kost putri? Cek di Rukita saja, yuk! Rukita punya banyak unit hunian dengan fasilitas lengkap di beberapa kota seperti di kost bandung, kost surabaya, kost jogja, dan beberapa kost di kota lainnya.
Ada juga pilihan kost lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Mulai dari kost khusus putra/putri, kost pet friendly, hingga kost yang dilengkapi oleh rooftop.
Jangan lupa download aplikasi Rukita via Google Play Store atau App Store, bisa juga langsung kunjungi rukita.co. Follow juga akun Instagram Rukita di @rukita_indo, Twitter di @rukita_id, dan TikTok @rukita_id untuk berbagai info hunian terkini serta promo menarik.
Bagikan artikel ini
![[RECAP] Duel Padel with Rukees (April 2026)](https://www.rukita.co/stories/wp-content/uploads/2026/04/Image_20260414_200858_627-scaled.jpeg)
![[RECAP] BuruTangkis with Rukees (April 2026)](https://www.rukita.co/stories/wp-content/uploads/2026/04/Image_20260415_220407_568-scaled.jpeg)