·16 October 2023

5 Rekomendasi Film Islami Indonesia, Inspiratif dan Penuh Makna!

·
8 minutes read
5 Rekomendasi Film Islami Indonesia, Inspiratif dan Penuh Makna!

Selain mengajarkan nila keagamaan, film-film islami Indonesia banyak mengajarkan tentang perjuangan, ketekunan, dan semangat

Dunia perfilman Indonesia saat ini sudah banyak memproduksi film-film dengan berbagai genre. Salah satu genre film yang banyak diproduksi, yaitu genre film religi islami. Dalam beberapa tahun terakhir, film-film Islami telah menjadi semakin populer dan berpengaruh di seluruh dunia, salah satunya di Indonesia.

Film-film ini menyajikan cerita-cerita yang menceritakan kisah-kisah agama, menjelajahi budaya Islam, dan mempromosikan pesan moral. Selain itu, genre film ini juga sering mengangkat isu-isu moral dan etika yang relevan dengan ajaran Islam.

Pilihan Film Islami Indonesia

Selain sebagai sarana hiburan, film-film Islami Indonesia juga bertujuan untuk memberikan pesan-pesan moral kepada para nontonnya untuk senantiasa mengingat Allah. Buat kamu yang suka dengan film-film bergenre islami, berikut lima rekomendasi film islami Indonesia yang bisa kamu tonton. Yuk, disimak!

1. Di Bawah Lindungan Ka’bah, film Islami Indonesia karya Buya Hamka

Source: TribunNews

“Di Bawah Lindungan Ka’bah” merupakan salah satu karya film terbesar yang pernah dihasilkan dalam dunia perfilman tanah air. Film yang dirilis pada tahun 2011 ini diadaptasi dari novel seorang satrawan terkenal, Buya Hamka dengan judul yang sama.

Film yang disutradarai oleh Hanny R Saputra ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama, seperti Laudya Cynthia Bella dan Herjunot Alli. Di Bawah Lindungan Ka’bah berlatar perjuangan melawan penindasan dan ketidakadilan di masa kolonial Belanda. Melalui cerita cinta dan perjuangan karakter-karakternya, film ini menyampaikan pesan tentang keimanan, kejujuran, dan keadilan sosial.

Film ini mengisahkan kisah cinta dan perjuangan tiga karakter utama, yaitu Hamid (Herjunot Ali), Zainab (Laudya Cynthia Bella), dan Hayati (Teuku Wisnu), di masa awal abad ke-20 pada saat Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda.

Hamid adalah seorang pemuda miskin yang tinggal di kampung. Ia bersekolah di sebuah pesantren dan bermimpi untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Dia adalah sahabat dekat Zainab, seorang gadis muda cantik yang juga tinggal di kampung tersebut. Zainab memiliki perasaan cinta pada Hamid, tetapi mereka terhalang oleh perbedaan status sosial.

Di sisi lain, Hayati adalah seorang wanita muda cantik dari kota yang datang ke kampung tersebut sebagai guru. Hamid jatuh cinta pada Hayati dan segera terlibat dalam perjuangan untuk mencapai impian mereka dan menghadapi berbagai rintangan yang datang. Hubungan Hamid, Zainab, dan Hayati menjadi pusat cerita, menggambarkan cinta, kejujuran, dan perjuangan dalam menghadapi ketidakadilan.

2. Perempuan Berkalung Sorban

Source: Suluhperempuan.org

Film yang dirilis pertama kali pada tahun 2009 ini merupakan hasil adaptasi dari novel karya Abidah Al Kalieqy dengan judul yang sama. Film ini menjadi salah satu karya sinema Indonesia yang telah menarik perhatian publik dengan mengangkat isu-isu penting tentang agama, pendidikan, dan kesetaraan gender.

Disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan pertama kali dirilis pada tahun 2009, film ini telah menginspirasi banyak penonton dengan banyaknya dialog yang relevan tentang berbagai permasalahan sosial. Film ini juga kental dengan isu-isu terhadap perempuan di lingkungan pesantren, salah satunya adalah tradisi konservatif yang harus dipatuhi oleh perempuan.

Beberapa aktris dan aktor populer yang berperan dalam film ini, antara lain Revalina S. Temat, Oka Antara, Reza Rahadian, Joshua Pandelaky. Selain itu, artis senior seperti Widyawati juga turut berperan dalam film ini.

Perempuan Berkalung Sorban bercerita tentang pengorbanan dan perjuangan seorang wanita bernama Annisa. Ia merupakan seorang istri sekaligus ibu. Annisa lahir dari keluarga Kyai yang menghabiskan masa hidupnya di dalam lingkungan pondok pesantren Al Huda pimpinan Kyai Hannan.

Sayangnya Annisa merasa perlakuan yang diterimanya selama ini tidak adil. Namun ia tidak boleh protes dengan perlakuan itu, karena ia dianggap sebagai anak kecil saat memiliki pendapat berbeda. Di sisi lain, ada seorang pria yang cukup bijaksana melihat hal dihadapi Annisa.

Pria tersebut bernama Khudori. Ia lantas memberikan wacana berbeda dalam pemikiran Annisa yang menyetarakan antara kedudukan pria dan wanita. Prinsip kesetaraan yang dijelaskan Khudori membuat Annisa jatuh hati padanya. Sayangnya, Khudori masih memiliki hubungan keluarga dengannya. Pria itu masih memiliki keterikatan darah dengan Nyai Muthmainnah, ibu dari Annisa.

Baca juga: Aceh hingga Lombok, Ini 10 Destinasi Wisata Halal di Indonesia!

3. 99 Cahaya di Langit Eropa

Source: TribunNews.com

Sama dengan beberapa film sebelumnya, film “99 Cahaya di Langit Eropa” juga merupakan film hasil adaptasi dari novel, karya Hanum Salsabiela Rais dengan judul yang sama. Film yang dirilis pada tahun 2013 ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto.

“99 Cahaya di Langit Eropa” menjadi film yang menginspirasi bagi banyak muslim yang tinggal di Benua Eropa. Film ini membawa penonton dalam petualangan mengeksplorasi budaya dan sejarah Islam di Eropa Timur. Dari makam para sufi hingga masjid bersejarah, dari tradisi keramahan lokal hingga cerita-cerita tentang perjuangan Muslim di masa lalu.

Film ini menghadirkan sudut pandang yang mengagumkan tentang keragaman Islam dan sejarahnya di tempat-tempat yang mungkin kurang dikenal oleh bagi banyak orang. Beberapa aktor dan aktris populer yang berperan dalam film ini, antara lain Acha Septriasa dan Abimana Aryasatya.

“99 Cahaya di Langit Eropa” berkisah tentang perjalanan Hanum dan Rangga, dua wartawan yang dikirim ke Eropa Timur oleh majalah yang mereka tulis. Mereka diberikan tugas untuk mengeksplorasi dunia Islam di negara-negara seperti Bosnia, Turki, Albania, Bulgaria, dan sekitarnya.

Dalam perjalanan yang dilalui, mereka menemui berbagai komunitas Muslim yang beragam. Dari sana mereka merasakan keragaman budaya Islam dan menggali keindahan serta kekayaan pengetahuan agama Islam di Eropa Timur.

4. Hafalan Sholat Delisa, film Islami Indonesia dari kisah nyata

Film Islami Indonesia

Source: Kompas.com

“Hafalan Sholat Delisa” merupakan salah satu film Indonesia yang terpopuler di masanya. Film yang dirilis pada tahun 2011 ini disutradarai oleh Sony Gaoskak. Melalui film ini para penontonnya dapat melihat nilai-nilai perjuangan, ketekunan, dan keimanan dari seorang anak perempuan.

Film ini juga menegaskan mengenai pentingnya keluarga dalam mendukung dan membimbing anak-anak dalam menjalani agama. “Hafalan Sholat Delisa” mendapatkan pujian dari penonton dan kritikus film serta meraih beberapa penghargaan dalam festival film Indonesia.

Berkat kesuksesannya, film ini diakui sebagai salah satu karya sinema yang mempromosikan nilai-nilai agama dan ketekunan. Beberapa aktor dan aktris yang berperan dalam film ini, antara lain Chantiq Schagerl, Reza Rahardian, Nirina Zubir, dan lain-lain.

Delisa merupakan seorang anak perempuan yang hidup bahagia bersama keluarganya di sebuah desa kecil di Indonesia. Ia hidup bahagia karena memiliki keluarga yang penuh cinta dan cinta yang mendalam terhadap sholat dan agamanya. Namun, kebahagiaannya hancur saat desanya mengalami bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat yang mengakibatkan ia kehilangan orang yang dicintainya.

Meskipun menghadapi kehilangan yang mendalam, Delisa mempertahankan tekadnya untuk menjalani keyakinan agama dan terus menghafal bacaan sholatnya. Dalam kondisi yang sulit, ia mencari tempat yang aman untuk beribadah dan melanjutkan perjuangannya. Kisah Delisa menunjukkan betapa kuatnya keimanan dan ketekunan dalam menjalani agama.

5. Negeri 5 Menara

Film Islami Indonesia

Source: GenPI.co

“Negeri 5 Menara” merupakan salah satu film islami yang diadaptasi dari novel best seller karya Ahmad Fuadi dengan judul yang sama. Selain menampilkan nilai-nilai keagamaan, film ini juga mengajarkan nilai-nilai perjuangan, ketekunan, dan semangat dalam meraih mimpi.

Film yang disutradarai oleh oleh Affandi Abdul Rachman dan pertama kali dirilis pada tahun 2012. Beberapa aktor dan aktris yang turut berperan dalam film ini, antara lain Donny Alamsyah, Andhika Pratama, Lulu Tobing, Ikang Fawzi, dan lain-lain.

“Negeri 5 Menara” mengisahkan kisah perjalanan Alif (diperankan oleh Donny Alamsyah), seorang pemuda dari desa kecil di Sumatera Barat yang memiliki impian untuk meraih pendidikan tinggi di pesantren ternama di Jawa. Meskipun berhadapan dengan banyak rintangan dan keraguan dari keluarganya, Alif memutuskan untuk mengejar mimpinya.

Kemudian Alif bergabung dengan pesantren itu dan menjalani kehidupan yang keras, bertemu dengan berbagai tantangan, serta mengejar ilmu agama dan kehidupan sehari-hari yang keras. Di pesantren, ia bertemu dengan berbagai teman dan guru yang mengubah pandangannya tentang dunia dan agama. Selain mendalami ilmu agama, Alif juga memperoleh pelajaran berharga tentang kehidupan, persahabatan, dan kekeluargaan yang mendalam.

Artikel Menarik Lainnya:

  1. Rekomendasi 12 Serial dan Film yang Nggak Bosan Ditonton saat Mager | Dari Thriller sampai Komedi
  2. 5 Serial Film Final Destination dan Urutan Menontonnya | Upaya Menegangkan Lolos dari Kematian
  3. 10 Event Bulan Oktober 2023, Ada Konser K-pop Pameran Gadget

Itu dia lima rekomendasi film Islami Indonesia yang bisa kamu tonton. Film-film tersebut tidak hanya mengajarkan nilai keagamaan, tetapi juga nilai-nilai ketekunan, perjuangan, serta semangat pantang menyerah.

Cari kost dekat Telkom Universitykost dekat UNAIR, kost dekat UGM, kost dekat BINUS Alam Sutera, kost dekat UI, kost dekat UNJ? Di Rukita semua ada dan lengkap untuk memudahkanmu, because you matter.

Sedangkan kalau kamu punya budget yang terbatas dan sedang mencari hunian harga ekonomis berfasilitas lengkap, bisa juga cek Infokost.id. Tersedia kost budget di beberapa kota di Indonesia dengan harga sewa murah!

Jangan lupa download aplikasi Rukita via Google Play Store atau App Store, bisa juga langsung kunjungi www.rukita.coFollow juga akun Instagram Rukita di @rukita_indoTwitter di @rukita_id, dan TikTok @rukita_id untuk berbagai info hunian terkini serta promo menarik.

Bagikan artikel ini