5

5 Cara Mudah Cegah Masalah Overheat pada Laptop saat Work From Home

Jangan sepelekan laptop overheat, lho!

Memang beda rasanya bekerja dari kantor dengan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. Kalau biasanya semua kebutuhan kita terfasilitasi di kantor, selama WFH semua harus disediakan sendiri di rumah agar bekerja tetap optimal.

Sekarang sudah banyak kantor yang menyediakan laptop agar karyawan bisa bekerja di mana pun. Namun, nggak semua kantor meminjamkan laptopnya ke karyawan untuk dibawa pulang saat harus bekerja dari rumah seperti sekarang ini, lho.

Buat yang nggak mendapat pinjaman laptop dari kantor, sih, mau nggak mau kamu harus menggunakan komputer atau laptopmu sendiri di rumah yang spec-nya mungkin standar banget.

5 Cara Mengatasi Laptop agar Tidak Overheat selama WFH

Benar, kok, nggak semua orang memiliki laptop pribadi yang canggih seperti laptop milik kantor. Terkadang hal inilah yang menyulitkan produktivitas kita selama bekerja dari rumah.

Deadline pekerjaan yang menumpuk sudah pasti membuat laptop harus bekerja lebih keras. Pastinya laptop overheat atau kondisi laptop yang tiba-tiba mati karena kepanasan jadi masalah tersendiri, deh.

Memang, sih, overheat pada laptop wajar terjadi, tetapi jangan dibiarkan begitu saja. Karena kalau dicuekin laptop kamu lama-kelamaan akan mengalami lag atau bahkan kerusakan yang lebih parah.

Nah, biar laptopmu nggak mengalami overheat selama dipakai bekerja dari rumah, yuk, ikuti beberapa cara mudah untuk mengatasi masalah laptop overheat berikut ini!

1. Angkat laptop kamu

stand laptop anti overheat
Source: Tokokomputer007

Tahukah kamu kalau umumnya laptop memiliki empat bantalan kecil yang terbuat dari karet pada bagian bawahnya? Yap, ini berguna untuk menyangga laptop agar memberikan ruang bagi sirkulasi udara.

Laptop sendiri biasanya memiliki ventilasi udara dan membutuhkan sirkulasi udara yang baik untuk menjaga suhunya agar tidak kepanasan.

Nah, untuk mengatasi masalah overheat pada laptop, kamu bisa, lho, meletakkan alas tambahan di bawah penyangga tersebut agar ruang untuk aliran udara di bawahnya semakin lapang. 

Bertambahnya aliran udara ini akan membantu laptop menjaga suhunya agar tetap stabil. Dengan begitu laptop  kamu nggak akan mudah kepanasan, deh.

2. Aktifkan power saving mode

Top Best Power Saving Softwares for Windows Laptop overheat
Source: Downloadbasket

Mengaktifkan power saving mode juga bisa jadi langkah efektif, lho, untuk mencegah laptop mengalami overheating saat dipakai bekerja. Apalagi jika kamu menggunakan laptop hanya untuk pekerjaan ringan seperti mengetik, browsing, dan lain sebagainya.

Power saving mode akan membantu membatasi performa CPU yang juga berfungsi mencegah terjadinya overheating.

Namun, cara ini tidak disarankan jika kamu menggunakan laptop untuk pekerjaan-pekerjaan berat seperti desain dan edit video. Performa CPU yang rendah biasanya tidak mampu menjalankan aplikasi desain dan edit video alhasil laptop kamu jadi lag!

3. Hindari menyimpan laptop dengan kondisi sleep mode di tas

How to close laptop's lid without going into sleep mode ... overheat
Source: Universalcomputer

Nggak bisa dipungkiri, nih, sering kali kita menyimpan laptop dalam kondisi sleep mode. Wajar, kok, soalnya laptop dalam kondisi sleep mode bakal lebih praktis untuk digunakan kembali saat dibutuhkan ketimbang pada saat kondisi laptop mati.

Namun, kebiasaan ini sebenarnya tidak baik, lho! Bahkan menyimpan laptop dalam kondisi sleep mode bisa jadi penyebab utama dari masalah overheat.

Sleep mode tidak membuat perangkat laptop kamu mati total, tetapi hanya menjaganya berada pada power yang terendah sehingga kamu bisa menggunakan laptop secara cepat jika dibutuhkan.

Kamu selalu menyimpan laptop dalam kondisi sleep mode, apalagi di dalam tas? FYI, Panas yang dikeluarkan kipas laptop akan terjebak di dalam tas dan membuat laptop menjadi lebih panas. Nah, kondisi inilah yang dapat membuat laptop cepat rusak. Hati-hati!

BACA JUGA: Mulai Keteteran Bekerja di Rumah? Simak 8 Tips agar Kamu Tetap Produktif saat WFH

4. Jaga suhu ruangan agar tetap dingin

Kebiasaan Berada di Ruangan Ber-AC Bisa Kena Penyakit Asma, Hati ...
Source: Pixabay

Faktanya hampir seluruh laptop yang ada di dunia ini didesain untuk berfungsi secara optimal di dalam ruangan bersuhu 24 derajat Celcius, lho.

Mengingat Indonesia merupakan negara tropis dengan suhu yang lebih tinggi dari 24 derajat Celcius, ya, sudah pasti hal ini nggak akan baik untuk laptop kamu.

Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi kamu untuk menggunakan laptop di ruangan yang dingin dan ber-AC. Ruangan dingin dengan AC yang menyala membantu mengurangi suhu internal di dalam laptop sehingga meminimalisasi risiko overheat.

5. Gunakan laptop tanpa baterai

Bolehkah Menyalakan Laptop Tanpa Baterai? | BOLEHKAH.COM
Source: Bolehkah.com

Nah, tips terakhir agar laptop kamu tidak cepat rusak karena overheat adalah dengan mematikan laptop selama 10-15 menit untuk mengistirahatkannya setiap 2-3 jam penggunaan.

Bagaimana kalau kamu sedang mengejar deadline yang membuat penggunaan laptopmu bisa lebih dari delapan jam dalam sehari? Sebaiknya kamu mencopot baterai dan menjalankan laptop menggunakan AC adapter untuk mencegah overheat, deh. 

Dengan mencopot baterai, maka proses charging tidak akan berjalan dan laptop adapter pun tetap berada dalam suhu normal. Hal ini dapat mencegah panas berlebih akibat baterai yang menyala terlalu lama sehingga membuat laptop terhidar dari kerusakan.


Itulah beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah laptop kamu di rumah mengalami overheat selama work from home. Mudah bukan?

Kalau kamu punya tips praktis lainnya yang bisa diterapkan selama bekerja dari rumah, jangan lupa tulis di kolom komentar, ya!

CategoriesTak Berkategori
Rizki Ramadhan

Full-time writer, part-time planner, part-time dreamer, part-time guitarist, part-time bassist but not an activist. Just a human being. Hit me up on Twitter @rizkiglonomore

Tinggalkan Balasan