A

Apakah Work From Home Buruk untuk Kesehatan? Simak di Sini Faktanya!

Fenomena work from home atau WFH menjadi tren sekarang ini guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Namun, sebelum virus Covid-19 menyebar sebenarnya fenomena WFH sudah mulai menjadi kebiasaan di kalangan milenial dan para pekerja lainnya.

Menurut studi yang dilakukan oleh Swiss, 70% karyawan melakukan pekerjaan mereka dari rumah paling tidak satu hari setiap minggu, sementara 53% lainnya melakukan pekerjaan mereka dari rumah selama setengah minggu. Bahkan, beberapa kantor multinasional memiliki karyawan yang bekerja dari rumah dan tidak mewajibkan karyawannya untuk datang ke kantor sama sekali.

Hal ini menyebabkan mereka memiliki karyawan yang tersebar di seluruh dunia dan bukan sesuatu yang baik ataupun buruk, lho.

Apakah Work From Home Buruk untuk Kesehatan Karyawan?

Sebenarnya work from home, tuh, nggak selamanya buruk untuk kesehatan. Lihat saja dari sisi kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk perjalanan pergi-pulang ngantor dan tidak perlu repot membuat diri kamu selalu terlihat profesional.

Selain itu, ya, kalau kamu sudah berkeluarga, memiliki pekerjaan yang memberikan keleluasaan untuk bekerja dari rumah berarti kamu bisa memiliki banyak waktu dengan keluarga.

5 Fakta tentang Work From Home dan Dampaknya untuk Kesehatan

Di sisi lain, nih, bekerja dari rumah terlalu lama ternyata dapat memberikan dampak buruk, terutama untuk kesehatan mental. Penasaran? Coba cek faktanya di bawah ini!

1. Tidak adanya work-life balance

Bekerja dari rumah berarti kamu bisa mengakses pekerjaan kamu kapan pun, tapi hal ini juga bisa berdampak buruk, lho. Kamu akan bertemu dengan pekerjaan kamu dari pagi hingga larut malam sehingga tanpa disadari akan membuat kamu mudah stres.

Untuk menyiasatinya cobalah menetapkan jam kerja yang tetap setiap harinya dan jangan sentuh pekerjaan sebelum jam kerja yang ditentukan dimulai atau setelah berakhir.

2. Kesulitan untuk membedakan suasana bekerja dan beristirahat

Ini Risiko Serius Insomnia yang Mengintaimu, Jangan Dianggap Enteng!
Source: IDN Times

Tentu saja karena kamu bekerja di rumah, maka suasana rumah dapat memberikan kamu kenyamanan sekaligus tekanan. Kamu jadi kesulitan beristirahat dan merasa harus bekerja terus-menerus.

Agar kamu tidak mudah stres karena bekerja dari rumah, nih, coba siapkan satu ruangan tersendiri untuk menyelesaikan pekerjaan kamu. Usahakan untuk tidak melakukan pekerjaanmu di tempat tidur karena itu adalah tempat kamu beristirahat.

3. Dapat mengalami kesulitan berkomunikasi dengan tim

Woman Chatting On Her Smartphone - Stock Video | Motion Array
Source: Motion Array

Saat WFH kamu hanya akan berkomunikasi dengan timmu melalui e-mail. Sering kali kamu akan merasa seperti tidak ada hubungan lebih selain pekerjaan yang menyangkut tim kalian, apalagi kalau terhubung hanya melalui e-mail dan chat.

Nah, supaya kamu tidak kehilangan hubungan yang berarti dengan rekan kerja, coba sesekali ajak tim kamu berbicara soal hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan sebagai ice breaking.

Selain menjadi ajang sosialisasi, kamu pun tidak mudah stres akibat menganggap diri sendiri berharga kalau bisa menyelesaikan pekerjaan saja. Harus imbang!

4. Tidak dapat memiliki waktu untuk beristirahat

Young asian woman feeling stress or depress in front of her laptop ...
Source: Freepik

Terkadang, nih, kamu mendapatkan e-mail dari kantor di luar jam bekerja. Kamu pun merasa perlu langsung mengerjakannya karena sudah berkomitmen menyelesaikan pekerjaan meski berada di rumah.

Bekerja dari rumah bukan berarti kamu tidak boleh memiliki waktu untuk beristirahat seperti pekerja lain yang pergi ke kantor, lho.

Belajarlah untuk membalas e-mail dan berkata kamu akan melakukan pekerjaan ini sebelum deadline yang ditentukan, bukan secepatnya. Ingat kesehatan mental kamu lebih penting daripada menyelesaikan pekerjaan, bukan?

5. Bisa merasa terisolasi

How to Reduce the Stress of Balancing Your Professional and Family ...
Source: The Art of Healthy Living

Tentu saja tidak ke luar rumah dan ‘terperangkap’ dengan pekerjaan bisa membuat kamu merasa terisolasi. Hal ini bisa menjadi pemicu stres terbesar dalam hidup kamu, tuh!

Agar kamu tidak merasa terisolasi, nih, cobalah melakukan kegiatan lain di saat senggang atau ketika kamu merasa membutuhkan waktu istirahat. Kamu bisa main game, menonton film, atau belajar memasak di sela-sela waktu bekerja kamu.

Terpenting kamu bisa membagi waktu dengan baik dan selalu bersikap profesional!


Apakah work from home buruk untuk kesehatan? Tergantung, kalau kamu melakukannya secara berlebihan ternyata dapat memengaruhi kesehatan mental.

Apakah kamu sedang melakukan work from home? Bagaimana perasaan kamu selama melakukan work from home ini? Coba sharing pengalaman kalian di kolom komentar di bawah ini, yuk.

SHARE
Larasati Ayeshaputri

Just another typical South Jakarta kid with a twist of loving k-pop. Your guide to Jakarta's best hangout spots, and an expert in sharing quirky tips.

Leave a Reply