M

Musim Hujan Belum Berakhir! Ini yang Harus Dilakukan Saat Banjir Melanda hingga Air Surut

tindakan saat dan pasca banjir

Siap siaga saat banjir datang!

Siapa sangka hujan di malam tahun baru 2020 berubah menjadi ‘kado’? Akibat cuaca ekstrem, banjir pun melanda sebagian besar kota-kota di Indonesia, termasuk Jabodetabek.

Banyak warga yang terjebak berhari-hari di atas atap rumah tanpa makan dan minum. Semakin tinggi air, maka semakin sulit untuk mengungsi.

Belum lagi signal ponsel ikut terganggu sehingga sulit untuk menghubungi petugas evakuasi. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan saat terkena bencana banjir?

Apa yang Bisa Dilakukan Saat Banjir?

Untuk kamu yang berada di zona rawan banjir tentunya harus siap siaga saat menghadapi banjir. Tidak perlu bingung, kok, Rukita sudah merangkum beberapa hal yang perlu kamu lakukan saat banjir. Ingat baik-baik karena hal ini akan sangat berguna!

1. Jangan panik

tindakan saat dan pasca banjir - jangan panik
source: Suicide Call Back Service

Saat kamu berada di tengah kepungan air, usahakan agar tidak panik. Walaupun hal ini sulit dilakukan, namun bersikap gegabah dan panik akan semakin menyulitkan situasi. Usahakan untuk tenang dan tetap berpikir jernih.

2. Evakuasi ke tempat yang lebih tinggi

tindakan saat dan pasca banjir - evakuasi ke tempat tinggi
source: Sriwijaya Post – Tribunnews.com

Jika air semakin tinggi, segera evakuasi ke tempat lebih tinggi. Bila memungkinkan, nih, pindahlah ke tempat yang lebih kering dan hangat. Kamu bisa mengungsi ke lantai dua atau atap rumah untuk berlindung, misalnya.

3. Pantau perkembangan cuaca

tindakan saat dan pasca banjir - pantau prakiraan cuaca
source: Tribunnews.com

Saat terjadi bencana banjir, selalu pantau perkembangan cuaca di daerahmu. Bila hujan deras tak kunjung berhenti, ya, ada baiknya kamu mewaspadai ancaman bencana banjir yang akan datang. Segera ungsikan diri dan anggota keluarga jika cuaca semakin memburuk.

4. Amankan barang berharga

tindakan saat dan pasca banjir - amankan barang berharga
source: Fajar Bali

Jika banjir mulai masuk ke daerah rumahmu, segera pindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, misalnya ke lantai dua. Namun, kamu hanya bisa mengungsikan barang-barang berukuran kecil, ya. Jangan pindahkan barang terlalu berat sendirian karena bisa membuatmu cedera.

5. Selalu berhati-hati

tindakan saat dan pasca banjir - selalu berhati-hati
source: makassar.tribunnews.com

Saat terkena bencana banjir, nih, sangat diharapkan untuk selalu berhati-hati. Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. Selain itu ketahui risiko bencana alam di tempat kamu. Apakah ada kemungkinan terjadinya longsor atau pohon tua yang tumbang?

BACA JUGA: 9 Cara Ini Bikin Rumah Kamu Bebas Banjir dan Aman Saat Musim Hujan!

6. Matikan aliran listrik

tindakan saat dan pasca banjir - mematikan aliran listrik
source: Hamed Adefuwa UK Energy Broker

Segera matikan aliran listrik dari saklar utama saat banjir datang. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya korsleting listrik. Sebisa mungkin, nih, jauhi pula kabel-kabel listrik meski alirannya sudah dipadamkan.

7. Mengungsi ke tempat yang lebih aman

tindakan saat dan pasca banjir - mengungsi ke tempat aman
source: merdeka.com

Namun, jika air terus naik, kamu harus mengevakuasikan diri ke tempat lain yang lebih aman. Selamatkan diri dan anggota keluarga yang lain. Jangan lupa untuk membawa tas siaga yang telah disiapkan sebelumnya.

Tidak perlu menunggu hingga air semakin tinggi1 Mengungsilah ke daerah aman secepat mungkin ketika air masih mungkin untuk diseberangi. Gunakan botol atau galon kosong untuk dijadikan pelampung dadakan.

8. Hubungi dinas bencana

tindakan saat dan pasca banjir - mencari bantuan
source: Pinter Pandai

Jika air terus meninggi dalam waktu singkat sedangkan kamu masih belum mengungsi, jangan ragu untuk menghubungi instansi terkait penanggulangan bencana. Hubungi RT, RW, Kelurahan, atau BNBP (Badan Nasional Penanggulangan Bencan) di wilayah kamu untuk meminta bantuan tim evakuasi.

Jika sulit untuk menghubungi petugas berwenang, manfaatkan aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp dan juga media sosial seperti Twitter dan Instagram untuk mencari bantuan.

tindakan saat dan pasca banjir - manfaatkan media sosial
source: instagram.com/careldegroot/

Mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi banjir tentunya akan membuat kamu makin siaga bencana. Nah, ketika air surut pun kamu harus mengingat beberapa hal yang harus dilakukan pascabanjir. Mulai dari berkumpul dengan anggota keluarga yang lain hingga bersih-bersih rumah.

Beberapa Tindakan yang Dapat Dilakukan Sesudah Banjir

Setelah air surut ternyata kamu masih punya PR besar, nih. Berikut beberapa tindakan yang bisa kamu lakukan pascabanjir. Hal ini sangat dianjurkan untuk membunuh kuman dan bakteri yang tersisa saat banjir. Simak penjelasannya, ya!

1. Bersihkan tempat tinggal dan lingkungan

membersihkan rumah dari lumpur
source: Beritagar

Setelah banjir surut biasanya akan meninggalkan lumpur, sampah, dan kotoran lain-lain. Agar nggak jadi sarang penyakit, nih, kamu harus segera membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak banjir.

Bersihkan secara teliti dan gunakan cairan disinfektan agar kuman mati. Termasuk juga peralatan makan dan pakaian yang telah terendam banjir. Bila memungkinkan sangat disarankan mandi menggunakan air bersih dan sabun antiseptik, ya.

BACA JUGA: 9 Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir

2. Cek anggota keluarga

cek anggota keluarga
source: InForum.com

Untuk kamu yang sempat mengungsi karena banjir kian parah, jangan lupa mengecek kesehatan dan keselamatan anggota keluarga lainnya. Khususnya masih ada nenek, kakek, atau orang tua yang sudah renta di keluargamu. Pastikan anggota keluarga yang lain juga aman dan tidak terpencar, ya.

3. Hindari air banjir yang terkontaminasi zat-zat berbahaya

air banjir terkontaminasi
source: Archify

Selama banjir, tuh, pastinya berbagai macam limbah ikut terbawa air. Bisa jadi air banjir disekitarmu telah terkontaminasi zat-zat berbahaya. Perhatikan warna dan bau air. Jika kamu menemukan hal yang aneh, jangan ragu untuk melaporkan pada petugas setempat.

4. Jauhi kabel listrik

 jauhi listrik
source: Beritagar

Sama seperti saat banjir, kabel listrik menjadi hal yang harus kamu hindari untuk sementara waktu. Walaupun air sudah surut, nih, kabel listrik yang basah akan sangat berbahaya. Hindari dulu menggunakan alat elektronik di dalam rumah, deh.

5. Hindari daerah yang rusak

hhindari daerah yang rusak
source: Elshinta.com

Efek dari banjir bisa bermacam-macam, tuh. Salah satunya bangunan yang rusak akibat terjangan air bahkan angin. Hindari masuk ke dalam rumah yang terlihat tidak stabil. Selain itu, hindari berjalan di antara pepohonan tua dan tebing yang mungkin longsor.

6. Periksa persediaan makanan dan minuman

cek persediaan makanan dan minuman
source: Detik Food

Jangan minum air dari sumber yang tidak kamu ketahui secara pasti. Pastikan air yang kamu konsumsi bebas dari zat-zat berbahaya. Oleh karena itu, penting untuk merebus air hingga matang untuk membunuh bakteri.

Sortir kembali stok makananmu. Makanan yang telah terkena air banjir harus dibuang, tuh, karena sudah tercemar dan tidak baik untuk kesehatan.

7. Update info lanjutan

update info lanjutan
source: tribunnews.com

Selalu ikuti informasi terkini mengenai kondisi air, makanan, serta tempat pengungsian, atau pendistribusian bantuan dari pihak setempat. Biasanya akan sangat sulit mendapatkan makanan, pakaian, dan obat-obatan pascabanjir.

Oleh karena itu, syukuri bantuan dan kebaikan hati saudara-saudara kita yang masih peduli. Betul?


Mengetahui tindakan saat bencana banjir dan pascaair surut tentunya menjadi hal yang sangat berguna bagi kamu yang ‘langganan’ menjadi korban banjir. Mencari informasi terkait berita banjir dilakukan agar kamu lebih siap saat menghadapi bencana.

Artikel ini nggak hanya berguna untuk kamu, tapi juga teman-temanmu. Share ke semua orang agak mereka lebih siap menghadapi ancaman banjir, ya!

BACA JUGA: Serah Terima Donasi Rukita Peduli Banjir Jakarta 2020

Yuliana

A forever-young-soul human who lives in Jakarta. Travel enthusiast and aurora borealis admirer.

Leave a Reply